banner idul fitri
Breaking News

AMARA : Proyek Multiyear Jembatan di Desa Dahari Selebar Tak Sesuai Spek & Target.

Avatar photo
136
×

AMARA : Proyek Multiyear Jembatan di Desa Dahari Selebar Tak Sesuai Spek & Target.

Sebarkan artikel ini
AMARA : Proyek Multiyear Jembatan di Desa Dahari Selebar Tak Sesuai Spek & Target.

AMARA : Proyek Multiyear Jembatan di Desa Dahari Selebar Tak Sesuai Spek & Target.

Batu Bara || delinews24.net –
Ketua Aliansi Masyarakat Batu Bara (AMARA) kembali angkat bicara terkait mega proyek pembangunan Jembatan di Jl. Besar Pesisir Desa Dahari Selebar Kec Talawi. Pasalnya mega proyek tersebut yang berasal dari APBD Sumut sebesar Rp 2,7 Triliun masuk diperuntukan untuk pembangunan Jembatan di Kab Batu Bara. Selasa (09/01/2024).

Ketua AMARA proyek multiyears yang pendanaannya berasal dari APBD Sumut ini dipastikannya tidak sesuai target yang ditetapkan dalam perencanaan.

Sehingga pengerjaan proyek tersebut juga dinilai berpotensi terjadi kecurangan yang terindikasi dugaan korupsi. Dugaan itu dapat dirincikanya terkait pemindahan tiang PLN dan PDAM.

Selain itu, pondasi lantai peninggalan zaman belanda masih dimanfaatkan oleh pihak penyedia, titik borfeel tidak dapat diketahui posisi mana yang dibor, akibat lokasi pekerjaan proyek tertutup bagi umum.

Lanjutnya, kualitas beton K yang diperuntukan juga tidak ada ketransparansi.

“ Oleh karena itu, kami dari AMARA bisa pastikan bahwa pengerjaannya itu tidak lagi sesuai dari perencanaan di karena banyak pelanggaran yang terjadi, misalnya Spesifikasi danpelanggaran administrasi,”
Ia juga akan segera melaporkan hal tersebut kepada instansi Hukum, seret semua yang terlibat ke jalur Hukum, tandas ketua AMARA.

Dia menilai setingkat proyek multi year tidak mampu menyediakan akses jalan bagi warga, ini patut diduga anggaran pembuatan jembatan darurat dikantongi.

Hal ini timbul keresahan pengguna jalan khusus roda empat dan enam, tadinya kenderaanya cukup isi minyak Rp 200 ribu rupiah ke medan jadi menambah 50 ribu rupiah.

Tadinya warga kec nibung hangus dan tanjung tiram mengambil jalan pesisir menuju sp gambus, harus melewati jalan sp dolok menuju lima puluh kota.

Dalam plank proyek Pemprovsu Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi kegiatan pembangunan jalan dan jembatan untuk kepentingan strategis daerah Provsu.

Dilokasi telah disiapkan jembatan darurat namun tidak diperbolehkan kenderaan roda empat melintas untuk dimanfaatkan pemakai jalan, sebelum pekerja yang menangani proyek multiyears berupa jembatan yang terletak diatas sungai pada ruas jalan lintas pantai kawasan perumahan nelayan Dahari Selebar ini dibongkar untuk dibangun, sejalan pendroupingan alat berat.

Sedangkan pekerjaan meliputi peningkatan Struktur jalan provinsi jurusan Simpang Tanjung Kasau-Bandar Masilam (batas Kab Simalungun) di Kab Batu Bara.

Peningkatan struktur jalan provinsi jurusan Bandar Khalifah (batas Kabupaten Sergai)-Desa Lalang (akses Inalum) di Kab Batu Bara.

Peningkatan struktur jalan provinsi Simpang Sono (akses Inalum)-Simpang Empat Timbangan Tanjung Tiram) di Kab Batu Bara, pembangunan jembatan gotak pada ruas jalan provinsi Simpang Sono (akses Inalum)-Simpang Empat Timbangan Tanjung Tiram) di Kab Batu Bara, pembangunan saluran drainase /gorong-gorong pada jalan provinsi di Kab Batu Bara.

Terpisah, penyedia jasa Waskita SMJ Utama KSO, konsultan/MK, PT Citra Diecona KSO PT. Perentjana Djaja, di konfirmasi kru media detiknews86, Agus akui dan mengatakan bahwa anggaran pembangunan jembatan Desa Dahari Selebar dari APBD Sumut itu diambil 0,02% dari mata anggaran sebesar Rp 2,7 triliun.

Pengerjaan pembangunan jembatan dengan masa waktu pekerjaan 450 hari kalender tahun 2023, ungkapnya lagi para pekerjaan disini yang didatangkan dari pulau jawa memiliki sertifikat sesuai skilnya masing-masing, tutup agus.

Sisi lain, salah seorang warga akui dalam pembangunan jembatan darurat yang dibuat oleh Waskita dapat dicurigai, jika kita lihat dari jembatan itu ya!! tidak sesuailah dilalui oleh kenderaan selain sepeda motor, sebab jembatan itu seharusnya dapat dilalui oleh mobil pribadi, atau khususnya roda empat, ucap warga. (Staf07)

 

Batu Bara – delinews24.net –

Ketua Aliansi Masyarakat Batu Bara (AMARA) kembali angkat bicara terkait mega proyek pembangunan Jembatan di Jl. Besar Pesisir Desa Dahari Selebar Kec Talawi. Pasalnya mega proyek tersebut yang berasal dari APBD Sumut sebesar Rp 2,7 Triliun masuk diperuntukan untuk pembangunan Jembatan di Kab Batu Bara. Selasa (09/01/2024).

Ketua AMARA proyek multiyears yang pendanaannya berasal dari APBD Sumut ini dipastikannya tidak sesuai target yang ditetapkan dalam perencanaan.

Sehingga pengerjaan proyek tersebut juga dinilai berpotensi terjadi kecurangan yang terindikasi dugaan korupsi. Dugaan itu dapat dirincikanya terkait pemindahan tiang PLN dan PDAM.

Selain itu, pondasi lantai peninggalan zaman belanda masih dimanfaatkan oleh pihak penyedia, titik borfeel tidak dapat diketahui posisi mana yang dibor, akibat lokasi pekerjaan proyek tertutup bagi umum.

Lanjutnya, kualitas beton K yang diperuntukan juga tidak ada ketransparansi.

“ Oleh karena itu, kami dari AMARA bisa pastikan bahwa pengerjaannya itu tidak lagi sesuai dari perencanaan di karena banyak pelanggaran yang terjadi, misalnya Spesifikasi danpelanggaran administrasi,”

Ia juga akan segera melaporkan hal tersebut kepada instansi Hukum, seret semua yang terlibat ke jalur Hukum, tandas ketua AMARA.

Dia menilai setingkat proyek multi year tidak mampu menyediakan akses jalan bagi warga, ini patut diduga anggaran pembuatan jembatan darurat dikantongi.

Hal ini timbul keresahan pengguna jalan khusus roda empat dan enam, tadinya kenderaanya cukup isi minyak Rp 200 ribu rupiah ke medan jadi menambah 50 ribu rupiah.

Tadinya warga kec nibung hangus dan tanjung tiram mengambil jalan pesisir menuju sp gambus, harus melewati jalan sp dolok menuju lima puluh kota.

Dalam plank proyek Pemprovsu Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi kegiatan pembangunan jalan dan jembatan untuk kepentingan strategis daerah Provsu.

Dilokasi telah disiapkan jembatan darurat namun tidak diperbolehkan kenderaan roda empat melintas untuk dimanfaatkan pemakai jalan, sebelum pekerja yang menangani proyek multiyears berupa jembatan yang terletak diatas sungai pada ruas jalan lintas pantai kawasan perumahan nelayan Dahari Selebar ini dibongkar untuk dibangun, sejalan pendroupingan alat berat.

Sedangkan pekerjaan meliputi peningkatan Struktur jalan provinsi jurusan Simpang Tanjung Kasau-Bandar Masilam (batas Kab Simalungun) di Kab Batu Bara.

Peningkatan struktur jalan provinsi jurusan Bandar Khalifah (batas Kabupaten Sergai)-Desa Lalang (akses Inalum) di Kab Batu Bara.

Peningkatan struktur jalan provinsi Simpang Sono (akses Inalum)-Simpang Empat Timbangan Tanjung Tiram) di Kab Batu Bara, pembangunan jembatan gotak pada ruas jalan provinsi Simpang Sono (akses Inalum)-Simpang Empat Timbangan Tanjung Tiram) di Kab Batu Bara, pembangunan saluran drainase /gorong-gorong pada jalan provinsi di Kab Batu Bara.

Terpisah, penyedia jasa Waskita SMJ Utama KSO, konsultan/MK, PT Citra Diecona KSO PT. Perentjana Djaja, di konfirmasi kru media detiknews86, Agus akui dan mengatakan bahwa anggaran pembangunan jembatan Desa Dahari Selebar dari APBD Sumut itu diambil 0,02% dari mata anggaran sebesar Rp 2,7 triliun.

Pengerjaan pembangunan jembatan dengan masa waktu pekerjaan 450 hari kalender tahun 2023, ungkapnya lagi para pekerjaan disini yang didatangkan dari pulau jawa memiliki sertifikat sesuai skilnya masing-masing, tutup agus.

Sisi lain, salah seorang warga akui dalam pembangunan jembatan darurat yang dibuat oleh Waskita dapat dicurigai, jika kita lihat dari jembatan itu ya!! tidak sesuailah dilalui oleh kenderaan selain sepeda motor, sebab jembatan itu seharusnya dapat dilalui oleh mobil pribadi, atau khususnya roda empat, ucap warga. (Staf07)