banner idul fitri
Ramadhan 1445

Bang Azrul Resmi Tutup Kegiatan Pesantren Kilat Di Rumah Qur’an

1348
×

Bang Azrul Resmi Tutup Kegiatan Pesantren Kilat Di Rumah Qur’an

Sebarkan artikel ini
Penutupan pesantren kilat Ramadhan 1445
Penutupan pesantren kilat Ramadhan 1445

Delinews24.net – Meski hati terasa berat, namun ukhuwah kian erat dalam penutupan kegiatan pesantren kilat. Setidaknya kesan itu tampak dari semua peserta didik yan terdiri dari 28 anak yatim piatu di seputaran Tanjung Morawa dan 2 orang anak dari warga setempat.

Meskipun acara berlangsung sederhana, namun siapa sangka kegiatan ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan oleh Yayasan Arkan Habib Abdillah (YAHA) dibawah komando Azrul Abdillah atau yang biasa disapa Bang Azrul.

Dalam kesempatannya menyampaikan kata sambutan, Bang Azrul berharap kegiatan ini dapat kembali terlaksana tahun depan.

“Kegiatan yang dilakukan bersama sama akan menciptakan kekompakan diantar anak anak seperti makan dalam satu nampan, sholat berjamaah, bermain bersama merupakan sarana untuk membangun karakter kerjasama yang baik dan kedekatan secara emosional diantar mereka. Sehingga ketika kegiatan pesantren kilat ramadhan berakhir akan menumbuhkan kerinduan mereka untuk bertemu dengan sesama peserta atau mengikuti kegiatan yang sama ditahun yang akan datang,” ungkap Bang Azrul.

Anak-anak peserta pesantren kilat Ramadhan 1445
Anak-anak peserta pesantren kilat Ramadhan 1445

Kegiatan pesantren kilat mampu menciptakan ‘pengalihan’ dari ketergantungan anak-anak jaman sekarang terhadap penggunaan gadget yang berlebihan. Mereka akan tersibukkan dari diri sendiri dan mulai membuka diri dengan teman-temannya yang lain.

Imanda Ageng Rahajeng (36) warga Punden Rejo mengaku sejak kedua anaknya Galih (10) dan Abid (5) ikut kegiatan-kegiatan untuk anak-anak yang dilaksanakan oleh YAHA sangat merasakan manfaat positifnya.

“Sekarang anak-anak saya kalau sholat nggak pake disuruh lagi, begitu mau masuk waktu sudah langsung ke belakang ambil wudhu dan sholat berjamaah,” ujarnya.

Untuk itulah demi lebih menyemarakkan lagi di tahun-tahun yang akan datang, Bang Azrul berencana membuka kesempatan juga kepada anak-anak yang bukan yatim piatu, sehingga dalam interaksi mereka terlihat lebih berwarna.