banner idul fitri
NASIONAL

Besok TM Gemkara Batu Bara Unras di Poldasu & Kejatisu.

Avatar photo
210
×

Besok TM Gemkara Batu Bara Unras di Poldasu & Kejatisu.

Sebarkan artikel ini

Batu Bara – delinews24.net – kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum yang terjadi di Batu Bara terkait kasus P3K, Penangguhan tersangka dan lahan 300 Ha pelepasan dari PT. Kuala Gunung dan lahan PT. Socfindo Tanah Gambus dan aset Pemkab Batu Bara, maka itu besok Tunas Muda Gemkara menggelar aksi unjuk rasa di Poldasu Jl. Sisingamangaraja Km. 10,5 No. 60, Timbang Deli, Kec. Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara 20148.

Menurut Tokoh Pemuda Batu Bara Ismail, S.H selain aksi unras di Poldasu maka disambung aksi di Kejaksaan Tinggi Sumut Jl. Jenderal Besar A.H. Nasution No.1 C, Pangkalan Masyhur, Kec. Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara 20146. TM Gemkara tidak akan tidur sebelum menuntaskan kasus-kasus yang saat ini ditangani oleh pihak Dirkrimsus Poldasu.

Pasalnya, banyak temuan yang terjadi di Batu Bara belum terungkap.

Tuntutan aksi massa Tunas Muda (TM Gemkara) Batu Bara yaitu, meminta kepada KPK RI untuk melakukan pemantauan dan mengambil ahli terkait kasus P3K Batu Bara Meminta kepada bapak Kapolri melalui Divisi Propam Mabes Polri untuk melakukan pemantauan dan mengambil alih terkait kasus P3K di Batu Bara yang saat ini sedang ditangani oleh Kapoldasu.

Lanjut TM Gemkara meminta kepada Kapoldasu untuk memeriksa dan menangkap mantan Bupati Batu Bara T.A 2018-2023 Ir. H. Zahir, M.Ap, pasalnya TM Gemkara menduga Zahir adalah dalang kasus P3K yang terjadi di Batu Bara sekarang ini.

Selain itu, Kapoldasu diminta memeriksa Zahir terkait dumas yang kami layangkan persoalan lahan di PT. Kuala Gunung dan lahan PT Socfindo Tanah Gambus yang dijadikan sebagai lahan kantor Bupati Batu Bara yang sekarang ini.

TM Gemkara Menduga adanya permainan yang dilakukan zahir dan keterlibatan 35 anggota DPRD Batu Bara menghilangkan Aset Pemkab Batu Bara di PT. Kuala Gunung 300 Ha menjadi 12 Ha dan meletakan kantor bupati batu bara di PT. Socfindo Tanah Gambus dengan cara mengganti rugi kepada PT. Socfindo tanah gambus ± Rp 9,5 Milyar melalui dana APBD Batu Bara tahun 2022-2023.

Samping itu, TM Gemkara meminta Kejatisu untuk memeriksa Zahir dan 35 anggota Dewan di Batu Bara terkait Dumas yang layangkan TM Gemkara soal kasus lahan di PT. Kuala Gunung dan lahan PT Socfindo Tanah Gambus yang dijadikan sebagai lahan kantor Bupati Batu Bara yang sekarang ini.

TM Gemkara Menduga adanya permainan yang dilakukan zahir dan keterlibatan 35 anggota DPRD Batu Bara menghilangkan Aset Pemkab Batu Bara di PT. Kuala Gunung 300 Ha menjadi 12 Ha dan meletakan kantor bupati batu bara di PT. Socfindo Tanah Gambus dengan cara mengganti rugi kepada PT. Socfindo tanah gambus ± Rp 9,5 Milyar melalui dana APBD Batu Bara tahun 2022-2023.

Secara terpisah, Tokoh Pemuda Batu Bara Ismail, yang didamping team ahli TM Gemkara meminta Kapoldasu untuk melakukan penahanan kembali terhadap tersangka kasus P3K di Batu Bara, seyoginya sudah diberikan penangguhan kepada tersangka oleh Poldasu itu sendiri. Kami menduga adanya suatu hal yang tidak lazim atas penangguhan penahanan tersebut.

TM Gemkara mengharapkan Kapoldasu agar ikut menelusuri aset-aset Ir. Zahir, M.Ap mantan Bupati Batu Bara, dan Ok Faizal, M. Daud, Adenan Haris serta Darwin Tumanggor maupun Rahmad Zein karena kami menduga aset-aset tersebut merupakan Tindakan Pidana Pencucian Uang (PPPU) Loundry Money yang mengatas namakan orang lain untuk mengelabui para aparat penegak hukum (APH) dan masyarakat di Batu Bara.

Akhir Tuntutan TM Gemkara meminta Kapoldasu untuk menangkap dan menetapkan calo-calo P3K dari para kepala sekolah sebagai tersangka masalah P3K yang telah terjadi di Batu Bara, TM Gemkara menduga Kepala Sekolah orang-orang dekat Ok Faizal dan oknum anggota DPRD Batu Bara ikut dalam permainan kasus P3K, tutup massa aksi yang wacananya besok menggelar aksi di Polda Sumut.

Terpisah, Ketua Umum TM Gemkara Ismail disapa mail Sombam, beberkan massa aksi besok unras di Poldasu dan Kejatisu pada hari Kamis tanggal 04 April 2024 sekira pukul 09.00 Wib, sebagai koordinator aksi Dedek Piliang dan diperbantukan oleh Iqbal Rozi, tutup dengan nada geram soal kasus kecurangan yang ada di Batu Bara, tutup mail sombam. (Staf07)