banner idul fitri
Deli Serdang

Deli Serdang Raih Terbaik II Penghargaan Pembangunan Pemvrop Sumut 2024

Avatar photo
39
×

Deli Serdang Raih Terbaik II Penghargaan Pembangunan Pemvrop Sumut 2024

Sebarkan artikel ini
Bupati Deli Serdang mendapat ucapan selamat
Bupati Deli Serdang mendapat ucapan selamat

Delinews24.netPenghargaan Pembangunan Daerah (PPD) terbaik II Kategori Kabupaten diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang oleh Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Dr. Hassanudin. Penghargaan diserahkan kepada Bupati Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar, pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 di Ball Room Santika Premiere Dyandra Hotel, Jalan Kapten Maulana Lubis No.

Pj Gubernur Hassanudin memuji kabupaten dan kota yang telah bekerja sama dengan Pemprov Sumut untuk membangun Sumatera Utara (Sumut) pada pembukaan Musrenbang RKPD 2025.

Hassanudin menyatakan, “Kami, Pemprov Sumut, berterima kasih atas upaya dan kerja keras seluruh pihak, termasuk para kepala daerah dan jajarannya, yang terus bekerja sama dengan Pemprov Sumut untuk mewujudkan Sumut yang sejahtera melalui pembangunan.”

Selain itu, Pj Gubsu menyatakan akan terus memperkuat hilirisasi dan kewirausahaan hingga tahun 2025, yang diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Sumut.

Dr. Hassanudin mengatakan bahwa karena ekonomi Sumut masih bergantung pada sektor pertanian, perekonomian provinsi saat ini belum cukup kuat. Sektor pertanian menyumbang 23,57% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Sumut, sementara perdagangan 19,23% dan industri masing-masing menyumbang 18,1%.

Katanya, “Tantangan Sumut ke depannya adalah memperkuat struktur ekonomi melalui transformasi struktural dengan jalur hilirisasi, sehingga ke depan perekonomian kita akan berciri industri pengelolaan berbasis pertanian.”

Menurut Gubsu, pelaku UMKM masih mendominasi sektor kewirausahaan di Sumut dengan 98,87%, sedangkan usaha menengah dan besar masih 1,12%. Namun, jumlah UMKM ini tidak memiliki kontribusi ekonomi yang signifikan, hanya 46,51%.

Jelasnya bahwa masih rendahnya produktivitas UMKM tidak terlepas dari masalah seperti kualitas SDM yang buruk, akses permodalan yang terbatas, dan masalah yang berkaitan dengan teknologi.

Sementara itu, Alfi Syahriza, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Sumatera Utara, menyatakan bahwa Musrembang menjadi tempat untuk berbicara tentang penyelarasan program pemerintah, sehingga pembangunan yang dilakukan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota selaras.

Alfi Syahriza mengatakan, “Ini bukan kegiatan seremoni. Kita menyelaraskan program pembangunan di tahun 2025 sehingga apa yang kita cita-citakam bersama tercapai.”

Plt Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bapennas Tri Dewi Virgiyanti, Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho, dan Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani hadir dalam pertemuan tersebut. Bupati dan walikota Sumatera Utara, unsur Forkopimda, dan OPD terkait juga hadir.