banner idul fitri
Batu Bara

Dikecam Warga, Kapolsek Labuhan Ruku Dituduh Lambat Tanggap Terhadap Tawuran

Avatar photo
875
×

Dikecam Warga, Kapolsek Labuhan Ruku Dituduh Lambat Tanggap Terhadap Tawuran

Sebarkan artikel ini
Dikecam Warga, Kapolsek Labuhan Ruku Dituduh Lambat Tanggap Terhadap Tawuran

Dikecam Warga, Kapolsek Labuhan Ruku Dituduh Lambat Tanggap Terhadap Tawuran

 

Batu Bara – Tanjung Tiram || delinews24.net-   Keberanian remaja melakukan tawuran di Jl. Merdeka, Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, telah menciptakan situasi mencekam dan menyulitkan kehidupan sehari-hari warga setempat. Terutama, para pedagang di sekitar lokasi tawuran yang terpaksa menutup dagangan mereka, takut menjadi sasaran aksi tersebut. ( 21/1/2024).

Menghadapi kondisi ini, warga menyayangkan sikap Polsek Labuhan Ruku yang dianggap tidak merespon secara efektif terhadap tawuran yang hampir setiap malam terjadi.

Baca juga https://delinews24.net/kalapas-kendal-jawa-tengah-terancam-sebagai-tersangka/

Pasalnya, keberanian para remaja ini telah menciptakan keresahan di kalangan masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di daerah tersebut.

Dalam aksinya, para remaja terlibat tawuran antar kelompok, seperti kelompok warga Jl. Baru Desa Suka Maju dengan kelompok warga Jalan Beringin Desa Bogak.

Baca juga https://delinews24.net/polisi-amankan-18-pelajar-terlibat-tawuran-di-kuala/

Warga yang merasa terganggu mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya komunikasi langsung Polsek Labuhan Ruku dengan masyarakat terkait masalah tawuran ini.

Menyikapi situasi tersebut, Kapolres Batu Bara, AKBP Taufiq Hidayat Thayeb, S.H.,S.I.K, diminta untuk mencopot Kapolsek Labuhan Ruku yang dinilai kurang proaktif dalam penanganan tawuran ini.

Warga berharap adanya langkah tegas guna mengembalikan rasa aman di lingkungan mereka.

Kapolsek Labuhan Ruku sendiri belum memberikan respon yang memuaskan terkait masalah tawuran ini ketika dikonfirmasi oleh media.

Situasi yang semakin mencekam menuntut respons dan tindakan cepat dari pihak berwenang untuk mengembalikan ketertiban dan kenyamanan warga Tanjung Tiram. (In Chif/07 )