banner idul fitri
Batu BaraPeristiwa

Dua Kilo Sabu Dari Dua Kasus Berbeda Dimusnahkan Polres Batubara

Avatar photo
644
×

Dua Kilo Sabu Dari Dua Kasus Berbeda Dimusnahkan Polres Batubara

Sebarkan artikel ini
Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di Batu Bara
Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di Batu Bara

Delinews24.net – Kepolisian Resor Batu Bara melaksanakan pemusnahan sekitar 2 kilogram sabu yang berhasil diamankan dari dua kasus berbeda.

977 gram dari 1010 gram atas kasus di Sei Bejangkar Kec Sei Balai dengan tersangka Hari Yanto Sinaga (41) dan Ricci (32) serta 985 gram dari 1018 gram atas kasus Abubakar Syeh (28) yang ditangkap di pinggir jalan Desa Perkebunan Lima Puluh Kec Lima Puluh. Kedua kasus terjadi di wilkum Polres Batu Bara.

Sedangkan masing-masing 33 gram dari barang bukti tersebut diambil untuk dikirim ke Puslabfor Polri untuk digunakan sebagai bukti di persidangan.

Para pejabat yang menghadiri pemusnahan barang bukti sabu

Pemusnahan barang bukti (barbut) sabu dihadiri oleh Pelaksana Jabatan Bupati Batubara Nizhamul S.E, M.M, Kapolres Batu Bara AKBP Taufiq Hidayat Tayeb, S.H., S.I.K., Kepala BNN Kab. Batu Bara Ir. Pinondang Poltak Marganda, M.Si, Kajari Batu Bara dalam diwakili oleh King Richter Sinaga. Kasat Res Narkoba AKP Ferry Kusnadi S.H., M.H., Bidlabfor Polda Sumut Supiyani Ilahfad, Kasi Propam Iptu A Sitorus, SH, KBO Satres Narkoba Ipda Ranto Marbun, S.H. Tampak beberapa awak media juga turut hadir melaksanakan tugas jurnalistik masing-masing.

Acara pemusnahan kemudian dilangsungkan pada pukul 11.30 WIB.

Kronologis masing-masing kasus

Duo tersangka Sei Bejangkar Yanto Sinaga warga Dsn V Desa Danau Sijabut Kec. Air Batu Kab. Asahan dan Ricci warga Huta III Desa Teluk Lapian Kec . Ujung Padang Kab. Simalungun dicokok pada hari Minggu 07 Januari 2024. Mereka menggunakan modus menyembunyikan sabu dalam wadah teh cina Merk Guan Yin Wang.

Contoh wadah teh cina Merk Guan Yin WangSumber: Ali express
Contoh wadah teh cina Merk Guan Yin Wang

Sedangkan seorang lagi yaitu Abubakar Syeh ditangkap pada hari Kamis tanggal 01 Pebruari 2024 sekira pukul 12.15 WIB. Ia melilitkan plastik transparan yang dibalut lakban warna hitam ke badannya kemudian ia menutupinya dengan kaos oblong warna hitam untuk menyamarkan narkoba jenis sabu tersebut.

Ketiga tersangka dalam kedua kasus tersebut dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Yo Pasal 132 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (2) dari Uau-RI No.35 Tahun 2009, tentang Narkotika dan diancam hukuman mati atau seumur hidup atau penjara paling singkat 6 (enam) tahun serta denda sebesar Rp. 12.000.000.000 (dua belas milyar rupiah).