banner idul fitri
Batu BaraHeadlineHUKUM

Dugaan Mark-Up Anggaran Eskalator Di Batu Bara Akan Segera Diusut

Avatar photo
737
×

Dugaan Mark-Up Anggaran Eskalator Di Batu Bara Akan Segera Diusut

Sebarkan artikel ini
Katntor BUpati Batubara
Katntor BUpati Batubara

Delinews24.net – Belanja barang dan jasa Ekscalator Merk Mitsubishi Kantor Bupati Batu Bara di Jalan Lintas Sumatera Kec Lima Puluh Kab Batu Bara Sumatera Utara dibandrol dengan pagu sebesar Rp 1.3 milyar rupiah. Hal ini menuai sorotan dari kalangan pemerhati publik, pagu yang direalisasikan sangat fantastis sekali. Rabu (13/03/2024)

Padahal harganya satu unit Merk Mitsubishi yang bagus itu sama pasang sebesar Rp 350 juta rupiah.

Pantauan sumber, Data yang diperoleh dari berbagai sumber, kasus korupsi menurut jenis pengadaan barang dan jasa (PBJ)
Kisaran harga ekskalator Mitsubishi seharga 250 juta rupiah, namun harga tersebut belum termasuk harga pemasangan.

Sumber: © https://delinews24.net
Proyek pengerjaan eskalator yang diduga di mark-up

Kemudian harga lift/Elevator Mitsubishi berkisar Rp 300 juta rupiah.

Menurut sumber, ada dugaan Pola dan Indikasi Korupsi dalam Pengadaan Barang dan Jasa, hal ini bisa dilihat melalui tiap proses mulai dari perencanaan, pemilihan, kontrak, pelaksanaan, sampai dengan tahap evaluasi.

Sebagai tindakan yang sangat merugikan keuangan dan perekonomian negara, tindak pidana korupsi dapat menghambat pertumbuhan serta kelangsungan pembangunan nasional yang menuntut efisiensi tinggi.

Salah satu sektor yang rawan korupsi ialah di sektor pengadaan barang dan jasa, belanja barang dengan penggelembungan harga satuan.

Dari tren penindakan kasus korupsi memang bisa dilihat secara rata-rata lebih dari setengah kasus korupsi di Indonesia itu terjadi di sektor pengadaan barang dan jasa.

Sisi lain juga ditemukan yang paling parah tangga manual yang mau naik ke Aula diketahui mengalami goyang, ini sangat membahayakan pengguna tangga tersebut untuk naik.

Untuk itu, aparat penegak hukum yang ada di sumatera utara, agar segera melakukan penindakan guna mengusut pemborosan anggaran yang bersumber dari APBD Batu Bara.

Pasalnya pembangunan kantor bupati batu bara sarat dugaan penyimpangan pekerjaan konstruksi, penyalahgunaan wewenang atau jabatan, dugaan tindakan pidana korupsi secara masif dan terencana, dengan dugaan perencanaan dan pengawasan yang tidak profesional dan ketidakpatuhan terhadap aturan yang ada secara bersama sama serta dugaan memperkaya diri, orang lain atau kelompok dengan terstruktur, tutup sumber.

Terpisah, Ibu Kadis PUTR tunda klarifikasi terkait ekskalator dan tangga di area kantor bupati batu bara, pesanya Bang, mhn maaf tdk jadi ketemuannya, krn hari ini mendampingi pak pj ke jakarta rapat IKN. Lanjutnya, Nanyi kita atur lagi jadwal, maksud Kadis PUTR jadwal klarifikasi.
(Staf07)