banner idul fitri
Ramadhan 1445Renungan Ramadhan

Kanan Nabi

124
×

Kanan Nabi

Sebarkan artikel ini

Dalam sebuah riwayat dikisahkan, bahwasanya di waktu Rasulullah s.a.w. sedang asyik bertawaf di Ka’bah, beliau mendengar seseorang di hadapannya bertawaf, sambil berzikir:

يا كريم، يا كريم..

“Yaa kariim! Yaa Kariim,”

Rasulullah ﷺ menirunya membaca “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang itu Ialu berhenti di salah satu sudut Ka’bah, dan berzikir lagi: “Ya Karim! Ya Karim!”

Rasulullah ﷺ yang berada di belakangnya mengikut zikirnya “Ya Karim! Ya Karim!”

Merasa seperti diolok-olokkan, orang itu menoleh ke belakang dan terlihat olehnya seorang laki-laki yang gagah, lagi tampan yang belum pernah dikenalinya. Orang itu Ialu berkata:

“Wahai orang tampan! Apakah engkau memang sengaja mengolok-olokku, karena aku ini adalah orang Arab badui? Kalaulah bukan karena ketampananmu dan kegagahanmu, pasti engkau akan aku laporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.”

Mendengar kata-kata orang badui itu, Rasulullah ﷺ tersenyum, lalu bertanya:

“Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?”

“Belum,” jawab orang itu.

“Jadi bagaimana kau beriman kepadanya?”

“Aku percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun aku belum pernah melihatnya, dan membenarkan kenabiannya, sekalipun aku belum pernah bertemu dengannya,”

Begitulah jawaban orang Badui itu.

Rasulullah ﷺ pun berkata kepadanya:
“Wahai orang Arab! Ketahuilah’.. aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti di akhirat!”

Melihat Nabi di hadapannya, dia tercengang, seperti tidak percaya kepada dirinya.

“Tuan ini Nabi Muhammad?!”

“Ya” jawab Nabi ﷺ

Dia segera tunduk untuk mencium kedua kaki Rasulullah ﷺ . Melihat hal itu, Rasulullah ﷺ menarik tubuh orang Arab itu, seraya berkata kepadanya:
“Wahal orang Arab! janganlah berbuat seperti itu. Perbuatan seperti itu biasanya dilakukan oleh hamba sahaya kepada tuannnya, Ketahuilah, ALLAH mengutusku bukan untuk menjadi seorang yang takabbur yang meminta dihormati, atau diagungkan, tetapi demi membawa berita.”

Ketika itulah, Malaikat Jibril A.s. turun membawa berita dari langit dia berkata:

“Ya Muhammad! Allah SWT mengucapkan salam kepadamu dan berfirman: “Katakanlah kepada orang Arab itu, agar dia tidak terpesona dengan belas kasih Allah SWT. Ketahuilah bahwa Allah SWT akan menghisabnya di hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya, baik yang kecil maupun yang besar!”

Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi.

Kemudian Rasulullah ﷺ pun menyampaikan kabar dari Malaikat yang mulia Jibril Alaihissalam itu kepada arab badui. Maka orang Arab itu pula berkata:

“Demi keagungan serta kemuliaan Allah, jika Allah akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan dengan-Nya!” kata orang Arab badui itu.

“Apakah yang akan engkau perhitungkan dengan Allah?”. Tanya Rasulullah ﷺ kepadanya.

Orang Badui itu menjawab:
Jika Allah akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran maghfirahnya,”

“Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa keluasan pengampunan-Nya.”

“Jika Dia memperhitungkan kekikiran hamba, maka hamba akan memperhitungkan pula betapa mulia kedermawanannya!”

Mendengar ucapan orang Arab badui itu, Rasulullah ﷺ pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badui itu, air mata beliau meleleh membasahi Janggutnya.

Karenanya Malaikat Jibril turun kembali seraya berkata:
“Ya Muhammad! Allah menyampaikan salam kepadamu, dan berfirman: “Berhentilah engkau dari menangis! Sesungguhnya karena tangismu, penjaga Arasy lupa dari bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga la bergoncang. Katakan kepada temanmu itu, bahwa Allah tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan memperhitungkan kemaksiatannya.
Allah sudah rnengampuni semua kesalahannya dan la akan menjadi temanmu di Surga nanti!”.

Setelah mendengar perkabaran itu Rasulullah pun mengabarkannya kepada arab badui dan alangkah senangnya orang Arab badui itu mendengar berita tersebut. la pun menangis karena tidak berdaya menahan keharuan dirinya.

Wallahu A’lam
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أل سيدنا محمد ❤️