banner idul fitri
Batu Bara

Kisruh Seleksi PPPK DPRD Batubara Keluarkan Dua Rekomendasi

Avatar photo
324
×

Kisruh Seleksi PPPK DPRD Batubara Keluarkan Dua Rekomendasi

Sebarkan artikel ini

Delinews24.net – Dua rekomendasi resmi dikeluarkan oleh Komisi III DPRD Kabupaten Batu Bara mengenai kekisruhan seleksi PPPK tahun 2023. Setelah tiga kali mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tanpa kehadiran OPD yang diundang, komisi III akhirnya setuju untuk mengambil rekomendasi penting yang harus segera dilaksanakan oleh ketua DPRD Batu Bara.

Dua rekomendasi, yang ditandatangani langsung oleh sembilan anggota DPRD Batu Bara, berasal dari aduan atau keterangan dari guru honorer korban dan Komite Advokasi untuk Guru Merdeka (Korum) tentang kecurangan dalam pemilihan PPPK selama masa kepemimpinan bupati Zahir.

Kini, Faizal, adik kandung Zahir, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumatera karena diduga menerima suap sebesar dua milliar.

Andriansyah, ketua Komisi III DPRD Batu Bara, menyatakan bahwa saran internal dari komisi tersebut diberikan kepada ketua DPRD dan Pj. Bupati Batu Bara untuk segera bersikap secara resmi.

“Ia benar, itu (dua rekomendasi) hasil repat internal kami di komisi III.” Andriansyah mengkonfirmasi, Jumat (1/3/2004).

Rekomendasi pertama yang sangat penting untuk keadilan adalah untuk menunda penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan NIP PPPK perekrutan untuk tahun 2023.

Kedua, belum ada informasi dari dinas pendidikan, BKPSDM, dan panitia seleksi kabupaten hingga saat ini. Akibatnya, penilaian dibatalkan dengan menggunakan SKTT dan sistem penilaian dikembalikan ke nilai CAT murni.

Menurut Andriansyah, Komisi III tidak dapat mengeluarkan sikap karena sifatnya mengambil kebijakan internal.

Disarankan agar ketua DPRD Batu Bara secara resmi melaksanakan keputusan komisi dan menyerahkannya kepada PJ Bupati.

Dia menyatakan, “Kami menyarankan ketua dewan dan PJ, dari awal kasus ini kami komisi III tidak memiliki masalah, tinggal bagaimana ketua DPRD (Safii) menangani rekomendasi ini.”

Selanjutnya, Andriansyah menyatakan bahwa dia berharap rekan-rekannya mengikuti kebijakan ketua DPRD Batu Bara.

Sampai berita ini diterbitkan, media kami belum dapat memverifikasi ketua DPRD Batu Bara, M. (Staf07)