HUKUMNASIONAL

Satres Narkoba Polres Tanjung Balai Grebek Rumah Kosong. 4 Orang Tersangka Berhasil di Amankan.

Avatar photo
×

Satres Narkoba Polres Tanjung Balai Grebek Rumah Kosong. 4 Orang Tersangka Berhasil di Amankan.

Sebarkan artikel ini

KOTA TANJUNG BALAI | Delinews24.net – Polres Tanjung Balai bersama BNNK dan Tim Spartan Polres Tanjung Balai melaksanakan grebek kampung narkoba (GKN) dalam rangka Penindakan dan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika ( P4GN ). Kegiatan GKN bertempat di dua lokasi Jl. Burhanuddin Lingk IV dan Jl. Yos Sudarso Lingk III Kel Perjuangan Kec Teluk Nibung Kota Tanjung Balai. Selasa (28/05/2024) sekira pukul 15.00 Wib

Kapolres Tanjung Balai AKBP. Yon Edi Winara Melalui Kasat Narkoba AKP. Reyonold Silalahi S.H saat dikonfirmasi wartawan dilokasi kegiatan mengatakan, “Dalam kegiatan GKN kami mengamankan empat orang tersangka diantaranya JS Als Juanda Als Nanda (32) warga Jl. Rel Kereta Api Lingk I Kel Perjuangan Kec Teluk Nibung, ISP Als Ulong (37) warga Jl. Pancing Lingk II Kel Perjuangan Kec Teluk Nibung, M Als Kunyil (41) warga Jl. Yos Sudarso Gg. Haji Asmat Lingk II Kel Perjuangan Kec Teluk Nibung dan CZT Als Citra (39) warga Jl. Rel Kereta Api Lingk I Kel Perjuangan Kec Teluk Nibung Kota Tanjung Balai dan dilakukan cek urine positif.

Tambah Kasat, “Dalam kegiatan yang dilaksanakan bahwa personil Sat Resnarkoba dan BNNK serta Tim Spartan Polres Tanjung Balai melakukan penggerebekan di sebuah rumah kosong di Jl. Burhanuddin Lingk IV Kel Perjuangan Kec Teluk Nibung dan Jl. Yos Sudarso Lingk III Kel Perjuangan Kec Teluk Nibung, cetus Kasat Narkoba.

“Selanjutnya tim melakukan penggeledahan badan dengan didampingi kepling setempat terhadap JS dan menemukan barang bukti satu buah dompet warna putih yang berisikan satu bungkus plastik klip transparan ukuran besar berisi diduga narkotika jenis shabu, satu bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis shabu, satu bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis shabu, dua pack plastik klip transparan kosong dan satu batang pipet plastik runcing berada di kantong celana sebelah kanan milik JS selanjutnya polisi menemukan Uang tunai Rp. 1.750.000 di kantong celana bagian belakang sebelah kiri yang diakui JS adalah uang hasil penjualan narkotika jenis shabu dan satu unit Handphone Merek Vivo warna hijau di temukan di kantong celana sebelah kiri yang diakui JS sebagai alat komunikasi dalam hal transaksi narkotika jenis shabu.

Lanjut Kasat, “Maka kami pun melakukan penggeledahan terhadap rekannya ISP Alias Ulong dan menemukan uang tunai sejumlah Rp. 112.000 berada di kantong celana sebelah kanan.

Polisi juga menemukan 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis shabu, 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi 4 bungkus plastik klip transparan ukuran kecil berisi diduga narkotika jenis shabu dan 1 buah pipet kaca berisi narkotika jenis shabu yang mana sebelum polisi melakukan penangkapan terhadap dirinya barang tersebut sempat di buang oleh ISP Alias Ulong ke tanah tidak jauh dari dirinya.

“Berdasarkan hasil introgasi terhadap ISP Alias Ulong bahwasannya ia memperoleh 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis shabu, 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi 4 bungkus plastik klip transparan ukuran kecil berisi diduga narkotika jenis shabu dari seorang laki-laki bernama JS yang awalnya sebanyak 1 gram dengan harga per gram Rp. 370.000 dan akan di bayarkan setelah narkotika jenis shabu tersebut laku dijual.

“Berdasarkan hasil introgasi terhadap JS bahwasannya ia memperoleh 1 bungkus plastik klip transparan ukuran besar berisi diduga narkotika jenis shabu, 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis shabu, 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis shabu dari seorang laki-laki bernama Ari Tengik (Lidik) yang awalnya sebanyak 40 gram dengan harga per gram Rp. 350.000 dan akan di bayarkan setelah narkotika jenis shabu tersebut laku dijual sehingga total uang yang akan dibayarkan sejumlah Rp. 14.000.000.

“Selanjutnya terhadap keempat orang tersangka beserta barang bukti yang di amankan di bawa ke kantor Mako Polres Tanjung Balai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dijelasakan Kasat Lagi, “Adapun rincian barang bukti yang ditemukan dilokasi GKN milik tersangka a.n JS berupa 1 bungkus plastik klip transparan ukuran besar berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat kotor 18.53 gram, 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat kotor 6.22 gram, 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat kotor 5.75 gram, Uang tunai Rp. 1.750.000, 1 unit Handphone Merek Vivo warna hijau, 2 pack plastik klip transparan kosong, 1 batang pipet plastik runcing sebagai sendok dan 1 buah dompet warna putih.

“Sementara itu rincian barang bukti yang kami aman dari tersangka a.n ISP 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat kotor 0.60 gram, 4 bungkus plastik klip transparan ukuran kecil berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat kotor 0.68 gram, 1 buah pipet kaca berisi narkotika jenis shabu dengan berat kotor 1.55 gram, Uang tunai sejumlah Rp. 112.000 dan 1 bungkus plastik klip transparan ukuran sedang kosong.

Terhadap 2 (dua) orang yang positif Urine nya diserahkan ke pada BNNK untuk dilakukan Asasment medis. “Pungkas Kasat Narkoba Tanjung Balai. (Jbond007)