banner idul fitri
HeadlinePemilu 2024

KPU Hitung Suara Bak Rollercoaster Perindo Minta Pemilu Diulang

89
×

KPU Hitung Suara Bak Rollercoaster Perindo Minta Pemilu Diulang

Sebarkan artikel ini
Sekjen Perindo Ahmad Rofiq Sumber Sindonews
Sekjen Perindo Ahmad Rofiq. Sumber: Sindonews

Delinews24.net – Ahmad Rofiq, Sekretaris Jenderal Partai Perindo, menyarankan agar Pemilihan Umum 2024 dilakukan ulang.

Ini disampaikannya pada Rabu, 28 Februari 2024, di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo di Jalan Diponegoro Nomor 29 Menteng Jakarta Pusat (Jakpus).

Menurut Ahmad Rofiq, yang dikutip tribunnews.com, masalah yang terjadi pada Pemilu 2024 mencakup Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia. Masalah-masalah ini termasuk halaman C Hasil Partai Perindo yang blank di Sirekap dan tingkat perubahan suara yang luar biasa.

Untuk itu, dia mengusulkan dua hal: Pemilu ulang dan meminta DPR memulai Hak Angket untuk pemilihan presiden dan legislatif 2024.

Rofiq menyatakan, “Sebagai bagian dari sikap Partai Perindo, kami meminta agar Pemilu, baik Pilpres maupun Pileg, kita mengajukan Pemilu ulang.”

Dia menyatakan bahwa Pemilu ulang ini menjadi sangat penting sekaligus menjadi pelajaran bagi demokrasi Indonesia tentang bagaimana para penyelenggara harus berhati-hati saat mengatur pemilu.

Rofiq juga meminta DPR menggunakan hak angket untuk pemilu secara keseluruhan—bukan hanya untuk pemilihan presiden tetapi juga untuk pemilihan legislatif—untuk mengumpulkan informasi tentang pelaksanaan pemilu 2024.

“Hak angket ini untuk mencari fakta terkait pelaksanaan undang-undang atau kebijakan strategis pemerintah yang berdampak pada masyarakat. Tujuannya adalah untuk memungkinkan Pemilu ulang dilakukan, katanya.

Dia menyatakan komitmen penuh Ketua Umum (Ketum) dan segenap jajaran DPP Partai Perindo untuk mengawasi suara caleg dan Partai Perindo.

Rofiq juga meminta semua caleg, pengurus, dan anggota Partai Perindo untuk tetap kompak dalam menjaga suara rakyat.

Menurutnya, “Jangan sampai suara Partai Perindo tercolong atau bergeser kepada partai-partai lain.”

Meskipun demikian, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Wakil Ketum DPP Partai Perindo, menyatakan bahwa proses Pemilu 2024 tidak sesuai dengan harapan mereka.

Dia mengingatkan bahwa Sirekap memiliki tiga fungsi.

Pertama, rekap data; kedua, metode untuk menghindari manipulasi berjenjang; dan ketiga, data cepat.

Menurutnya, “Tapi Sirekap ini menjadi bagian yang terlibat dalam konteks kejanggalan-kejanggalan yang ada dari raihan suara yang memang ada di setiap TPS.”

Ferry juga menegaskan bahwa hasil penghitungan suara yang terdata di Sirekap harus diaudit secara digital forensik oleh lembaga independen yang independen.

Ferry menekankan bahwa audit forensik terkait Sirekap yang dilakukan oleh lembaga independen tentunya sangat penting dan keniscayaan jika ini memerlukan pembedahan tambahan.