banner idul fitri
PERSIDANGAN

Lakukan Restorative Justice, Kejari Sergai Hentikan Kasus Pengancam Orang Tua Kandung

46
×

Lakukan Restorative Justice, Kejari Sergai Hentikan Kasus Pengancam Orang Tua Kandung

Sebarkan artikel ini

SERGAI || Delinews24.net – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara, Senin (4/4/2022) mengenghentikan kasus tersangka Sofian (24), warga Dusun III Kubang Gajah, Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai dan mengembalikan kepada keluarganya.

Penghentian kasus tersangka tersebut berdasarkan keadilan restoratif yang mengacu pada peraturan Jaksa Agung nomor 15 tahun 2020 tentang penghentian penuntutan lewat Restorative Justice (RJ) dimana tersangka dapat dikembalikan kepada pihak keluarganya tanpa melanjutkan proses persidangan.

Menurut Kajari Sergai Muhammad Amin, didampingi Kasi Pidum Jenda R Silaban dan Kasi Intel Agus Adi Admaja kepada wartawan menjelaskan, hal ini sesuai surat perintah penunjukkan jaksa penuntut umum untuk penyelesaian perkara tindak pidana Nomor : PRINT-45/L.2.29/Eoh.2/03/2022, tanggal 21 Maret 2022.

“Proses penyelesaian kesepakatan perdamaian tanpa syarat antara Sofian dengan Sukidi (korban) yang tak lain merupakan ayah kandung tersangka,”demikian dikatakan Kajari Sergai pada Rabu (6/4/2022).

Tidak hanya itu, lanjut Kajari, barang bukti berupa sebilah pisau bergagang plastik, dan satu egrek besi sepanjang 1,5 meter turut dikembalikan kepada korban.

Menurut Kajari, alasan penghentian penuntutan ini karena sudah ada penyelesaian perkara di luar pengadilan sebagaimana diatur dalam pasal 3 ayat (2) huruf e perja nomor 15 Tahun 2020 tentang penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif.

Sementara itu sebelumnya, dasar mengapa tersangka Sofian ditahan yaitu, dikarenakan sebelumnya tersangka mengancam ayahnya Sukidi karena tidak dikasih pinjam sepeda motor.

Tak hanya sampai disitu, Sofian mengacungkan sebilah pisau ke ayahnya. Merasa terancam, Sukidi langsung masuk ke dalam rumah.

Kemudian Sofian juga masuk ke dalam rumah menuju kamarnya dan mengambil satu bilah egrek besi bergagang kayu bulat yang panjangnya sekitar 1,5 meter dan kemudian Sofian mengamuk.

Merasa ketakutan dan terancam jiwa dan keselamatannya, dan kemudian Sukidi berusaha meminta pertolongan kepada warga sekitar, namun pada saat itu warga ketakutan untuk mendekat.

Sehingga Sukidi langsung menuju ke Polsek Tanjung Beringin untuk meminta perlindungan, dan kemudian pihak Polsek Tanjung Beringin datang ke rumah Sukidi dan mengamankan tersangka Sofian dan barang bukti.

Sementara atas kesepakatan itu Satdiah ibu kandung tersangka menyampaikan terimakasih kepada kajari Sergai beserta jajarannya atas langkah Restorative Justice yang dilakukan terhadap kasus anaknya.

“Terimakasih Pak Kajari. Sebenarnya anak kami ini bisa dihukum. Tapi, berkat kebijaksanaan bapak, persoalan hukum ini dapat terselesaikan,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Sedangkan, Sukidi ayah tersangka mengaku telah menempuh langkah perdamaian secara kekeluargaan dengan tersangka, tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun dan tanpa harus ke meja hijau atau sidang pengadilan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *