banner idul fitri
HeadlineInternasional

Macron Murka Israel Serang Warga Gaza Yang Mengantri Truk Bantuan

76
×

Macron Murka Israel Serang Warga Gaza Yang Mengantri Truk Bantuan

Sebarkan artikel ini

Delinews24 – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam keras pembunuhan 112 warga Palestina selama pengiriman bantuan di Jalur Gaza utara. Macron mengutuk tindakan militer Israel yang membunuh warga sipil.

Sangat kecewa dengan foto-foto yang berasal dari Gaza di mana tentara Israel membunuh warga sipil. “Saya menyampaikan kecaman paling keras atas penembakan ini dan menyerukan kebenaran, keadilan, dan penghormatan terhadap hukum internasional,” kata Macron di media sosial X hari ini, seperti dikutip oleh AFP.

Menurut penjelasan dari Kementerian Luar Negeri Prancis, penembakan militer Israel terhadap warga sipil yang mencoba mendapatkan makanan tersebut tidak dapat dibenarkan.

Kementerian Luar Negeri Prancis berduka atas kejadian tragis ini, mengingat jumlah warga Palestina yang kelaparan dan sakit semakin meningkat. Mereka meminta Israel mematuhi hukum internasional dan melindungi pasokan bantuan kepada warga Palestina.

Menurut pemberitaan oleh BBC hari ini, Jumat (01/03/24), setidaknya 112 warga sipil Palestina tewas setelah militer Israel menembaki kerumunan warga yang mencoba mendapatkan bantuan di Gaza utara pada Kamis (29/02) kemarin. Israel mengakui bahwa militernya menembaki beberapa orang yang mereka anggap sebagai ancaman.

Sebagian orang yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan bahwa kerumunan warga sipil berusaha mendapatkan bantuan dari iring-iringan truk yang telah melewati pos pemeriksaan militer Israel di Kota Gaza. Segera setelah itu, militer Israel melepaskan tembakan.

Truk-truk pembawa bantuan sontak berusaha maju, dan beberapa korban tewas tertabrak truk-truk tersebut, menurut BBC. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis (29/02/24) kemarin, Ashraf al-Qudra, juru bicara Kementerian Kesehatan Hamas di Gaza, menyatakan bahwa 760 orang lainnya terluka dalam peristiwa tersebut.

Militer Israel merilis rekaman udara yang menunjukkan ribuan orang berada di sekitar truk dan di dalamnya. Video yang diunggah ke media sosial setelah kejadian menunjukkan beberapa korban tewas digotong ke dalam kereta keledai dan truk bantuan yang sudah kosong.