Peristiwa

Ngaku Kanit Lantas, OTK Minta Transfer Uang, Kanit Lantas Pun Angkat Bicara.

×

Ngaku Kanit Lantas, OTK Minta Transfer Uang, Kanit Lantas Pun Angkat Bicara.

Sebarkan artikel ini

Batu Bara | Delinews24.net

Merasa Risih nama baiknya di salah gunakan, Kanit Laka Lantas Polres Batu Bara Ipda Wahidin, angkat bicara terkait adanya Orang Tak Dikenal (OTK) yang mengaku dirinya, dengan meminta transfer uang senilai 7 juta, kepada korban laka lantas untuk menutup kasusnya. Senin (27/07/2021).

Mendengar ada OTK yang mencatut namanya, untuk menjaga nama baik,  wahidin langsung melakukan konferensi pers untuk klarifikasi.

Konferensi pers berlangsung Wahidin menjelaskan, sebelumnya telah terjadi lakalantas antara sepeda motor dengan mobil travel avanza dari di Perkebunan Simpang Gambus (25/07), pengendara sepeda motor tewas.

Diterangkan olehnya lagi, diduga dari pemberitaan lakalantas pelaku memantau perkembangan kasus tersebut karena pelaku tahu persis nama supir dan korban yang tewas.

Selanjutnya pelaku yang mengaku sebagai Kanit Lakalantas Polres Batu Bara menelepon mandor travel di Rantau Prapat, Labuhan Batu, juga dengan Bripka Willy terang Ipda Wahidin.

Curiga dengan glagat si penelpon, Bripka Willy menelpon personil lakalantas Polres Batu Bara meminta nomor saya, sambungnya

Saat itu Bripka Willy langsung menghubungi pelaku di sambungkan ke saya, hasil dari pembicaraan sudah saya rekam, lalu pelaku mengirim nomor rekening Bank BNI atas nama Cristyanto, tambah Kanit Laka.

Ketika saya lakukan kroscek, nomor pelaku saat berhubungan berada di Kebun Jeruk Jakarta, syukurnya pihak korban belum mentransfer uang kepada pelaku, ujar Wahidin.

Ipda Wahidin juga menghimbau agar para korban lakalantas dan juga yang lainnya agar waspada ketika ada orang yang meminta sejumlah uang mengatas namakan Kepolisian.

“Kalau hendak melakukan pengurusan laka lantas agar langsung datang kekantor Sat lantas”

Terkait kejadian lakalantas, pihak Satlantas Polres Batu Bara tidak pernah melakukan pungutan uang kepada korban, semua kejadian lakalantas harus melalui mekanisme yang sudah diatur dalam Undang – Undang Lalulintas, himbau Ipda Wahidin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *