banner idul fitri
Breaking News

Pemilu 2024: Menegakkan Kemerdekaan Anak dari Eksploitasi Politik

Avatar photo
106
×

Pemilu 2024: Menegakkan Kemerdekaan Anak dari Eksploitasi Politik

Sebarkan artikel ini

Pemilu 2024: Menegakkan Kemerdekaan Anak dari Eksploitasi Politik

Deli serdang || delinews24.net- Dalam rangka menghormati hak anak sebagaimana diamanatkan dalam UU No 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak, khususnya Pasal 15 yang melarang penyalahgunaan anak dalam kegiatan politik, komitmen bersama perlu ditegakkan pada Pemilu 2024.

1. Pemahaman Hak dan Perlindungan Anak:

Semua pihak terlibat dalam Pemilu 2024, termasuk penyelenggara, peserta, dan masyarakat, perlu didukung dengan pemahaman yang baik mengenai hak dan perlindungan anak. Edukasi ini harus disampaikan sejak dini untuk mencegah eksploitasi anak yang dapat membahayakan mereka.

2. Pencegahan Eksploitasi:

Gotong royong dalam pencegahan eksploitasi anak dalam Pemilu 2024 menjadi kunci. Setiap individu yang melihat kemungkinan pelibatan anak harus berperan sebagai agen pencegahan dengan memberikan pemahaman mengenai bahaya tersebut kepada anak dan individu yang mencoba melibatkan mereka.

3. Penegakan Hukum yang Tegas:

Penegakan hukum perlu menjadi instrumen yang efektif. Larangan melibatkan anak dalam Pemilu sudah diatur dalam Undang-Undang Pemilihan Umum tahun 2017. Sanksi yang tegas, seperti pidana kurungan dan denda, harus memberikan efek jera kepada pelaku dan masyarakat.

Dengan implementasi tiga langkah tersebut secara bersama-sama, yaitu pemahaman yang luas tentang hak anak, pencegahan aktifitas yang berpotensi eksploitatif, dan penegakan hukum yang tegas, kita dapat memastikan Pemilu 2024 menjadi lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak Indonesia, sesuai dengan semangat perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak mereka.