banner idul fitri
NASIONALPeristiwa

Pendiri Indosurya Mati Membawa Hujatan 24000 Investor Yang Ditipunya

342
×

Pendiri Indosurya Mati Membawa Hujatan 24000 Investor Yang Ditipunya

Sebarkan artikel ini
Surya effendy bos indosurya meninggal dunia
Surya effendy bos indosurya meninggal dunia

Delinews24.net– Tak banyak yang tahu bahwa diam-diam bos pendiri PT. Indosurya Surya Effendy telah meninggal dunia minggu lalu tepatnya Sabtu, 16 Maret 2024. Ia meninggalkan kasus investasi bodong senilai 106 triliun dengan 24000 investor yang menjadi korbannya dengan judul bisnis Koperasi Simpan Pinjam Indosurya.

Dalam kasus tersebut, Henry Surya anak Surya Effendy sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri. Padahal Alvin Lim pengacara yang mewakili para masyarakat yang dirugikan oleh Surya Effendy sedang melaporkan Surya Effendy dalam kasus pencucian uang PT. Indosurya Intifinance milik Surya Effendy yang kembali menetapkan Henry Surya sebagai tersangka.

Jika kita flashback ke belakang mengenai sosok Surya Effendy tak banyak yang bisa digali mengenai masa lalu pria yang tutup usia 82 tahun tersebut. Namun, kita masih dapat melihat rekam jejak perjalanan Surya effendy yang padaa awalnya mendirikan Indosurya Group, sebuah perusahaan pembiayaan keuangan dan properti.

Diketahui bahwa perusahaannya, Indosurya Group, memiliki beberapa anak usaha yang juga bergerak dalam bidang pembiayaan dan investasi. Salah satunya, Indosurya Inti Finance, yang di kemudian hari terjerat masalah hukum dan sempat berganti nama menjadi PT Sarana Majukan Ekonomi Finance Indonesia.

Mengutip dari bloombergtechnoz.com, Surya Effendy adalah pemilik awal Indosurya Inti Finance dengan 51%, dan anaknya, Henry Surya, memiliki 49% saham. Pada April 2020, Henry Surya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Koperasi Simpan Pinjam (ISP) Indosurya. Setelah ditetapkan tersangka, Surya Effendy memiliki 99% saham Indosurya Inti Finance.

Henry Surya adalah pendiri KSP Indosurya. Kasus dimulai ketika laporan dilaporkan ke Bareskrim Polri pada tahun 2020. Pemilik KSP Indosurya, Henry Surya, langsung ditangkap oleh Bareskrim Polri.

Pada pertengahan tahun 2023, setelah Menko Polhukam Mahfud MD mengajukan kasasi, Henry Surya pun diputus bersalah dan divonis 18 tahun penjara oleh Mahkamah Agung.