banner idul fitri
Breaking News

Polda Kepri Telusuri Kelalaian RS Graha Hermine Dugaan Akibatkan Kelumpuhan Pasien

Avatar photo
89
×

Polda Kepri Telusuri Kelalaian RS Graha Hermine Dugaan Akibatkan Kelumpuhan Pasien

Sebarkan artikel ini

Polda Kepri Telusuri Kelalaian RS Graha Hermine Dugaan Akibatkan Kelumpuhan Pasien

Batam || delinews24.net-Polda Kepri tengah menyelidiki secara komprehensif dugaan kasus mal praktek di RS Graha Hermine yang melibatkan dr. Adi Surya Dharma. Rabu (10/01/2024), Kepolisian sedang melakukan penyelidikan atas dugaan kelalaian yang mengakibatkan Hetti Elvi Situngkir mengalami luka parah dan kelumpuhan.

Berdasarkan laporan kepolisian bernomor LP-B/84/IX/2023/SPKT-KEPRI tanggal 21 September 2023, pelapor Hisar Rouli Simbolon melaporkan dr. Adi Surya Dharma atas dugaan kelalaian tenaga medis yang menyebabkan korban mengalami kelumpuhan.

Kronologis kejadian bermula pada tanggal 10 April 2023 sekitar pukul 23.30 WIB, ketika Hetti Elvi Situngkir tengah menyeberang jalan di depan Tembesi Center. Sebuah kendaraan dari arah SP Plaza Batu Aji menabrak Hetti, yang kemudian tidak sadarkan diri dan dilarikan ke Unit Gawat Darurat RS. Graha Hermine.

Dr. Adi Surya Dharma, yang menangani pasien tersebut, diduga melakukan kelalaian dalam penanganan pertama, menyebabkan luka parah dan kelumpuhan pada pasien. Polda Kepri telah memeriksa 10 orang saksi, termasuk pelapor, korban, dan terlapor. Selain itu, 3 orang saksi ahli dari IDI, Dokter Spesialis Ortopedi, dan Ahli Hukum Pidana memberikan keterangan untuk mendukung penyelidikan.

Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menyatakan bahwa pelanggaran yang diduga melibatkan Pasal 84 ayat (1) Undang-Undang No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. Selanjutnya, proses penyelidikan akan terus dilakukan, dan gelar perkara akan diadakan untuk memberikan kepastian hukum.

Dalam mediasi, pelapor menuntut ganti rugi sebesar Rp. 10.000.000.000 dari RS Graha Hermine, sementara pihak rumah sakit menawarkan dukungan fasilitas kesehatan yang lebih baik hingga pasien pulih sepenuhnya. Proses mediasi sedang berlangsung melalui konfirmasi dari Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol. Putu Yudha Prawira S.I.K. Salam Presisi. (Staf07)