banner idul fitri
GIAT APARAT

Kabag Penum Divhumas Kombes Pol Drs. H. Ahmad Ramadhan, S.H., M.Si., M.H : Radikalisme dan Teroris Musuh Kita Bersama

44
×

Kabag Penum Divhumas Kombes Pol Drs. H. Ahmad Ramadhan, S.H., M.Si., M.H : <span style='color:#808080; font-weight: 400;'>Radikalisme dan Teroris Musuh Kita Bersama</span>

Sebarkan artikel ini

Batu Bara || Delinews24.net

Radikalisme dan Teroris musuh kita bersama demikian dikatakan Kabag Penum Divhumas Kombes Pol Ahmad Ramadhan, SH. MSi. M. H, sesaat mengunjungi Pesantren Modern Darussalam Guntur Batu Bara dalam rangka Diskusi Pencegahan dan Penanggulangan Paham Radikal dan Terorisme dari Divhumas Polri di wilayah Kabupaten Batu Bara. Kamis (26/8 2021).

Dalam sambutan saat kunjungan tersebut Ahmad Ramadhan mengatakan , Radikalisme dan terorisme adalah musuh kita bersama yang harus kita warpadai, teroris dan radikalisme saat ini sudah mulai menyerang pada kaum milenial dan anak muda.

Seperti di era milenial seperti sekarang paham Radikal sudah mulai tersebar melalui Handphone dan internet, ujarnya.

Disebutnya lagi, hari yang namanya paham radikal harus kita tangkal bersama sejak dini.

“Kita harapkan kepada pimpinan pondok pesantren dan para pengasuh untuk menciptakan kecintaan kita terhadap negeri ini kepada anak anak santri kita” Sebut Ahmad Ramadhan.

Foto : Suasana Saat Pertemuan di Pesantren Guntur Batu Bara

Sementara sebelumnya Pimpinan Pondok Al Ustadz Aidil Fithrah, S.Pd., MA. AL.pada sambutan menyampaikan , Terima kasih kepada Tim dan rombongan yang telah datang ke Pondok Pesantren Guntur. Kepolisian merupakan benteng-benteng kita agar dalam menjalankan ibadah dengan aman.

“Semoga kegiatan yang dilakukan ini memberikan manfaat bagi kita semua ” Ujar Aidil.

Ditempat yang sama Badan Penanggulangan Ekstrim dan Terorisme MUI Pusat, Ustad Muhammad Makmun Rasyid, S.Ud., M.Ag. menyampaikan materi FGD kepada adik-adik semua tugas kita saat ini adalah untuk belajar dan menimba ilmu.

Bahwa kita memerlukan negara untuk beribadah
Kita sebagai guru dan pelajar harus berjalan beriringan dengan Pemerintah untuk menciptakan kemashlatan umat.

Sebagai contoh di luar negeri ada negara yang penduduknya tidak bisa melaksanakan ibadah dengan tenang dikarenakan negara nya tidak kondusif.

Agama dan Negara merupakan 2 (dua) buah sisi koin mata uang yang tidak bisa dipisahkan
Agar adik adik tidak membenci orang secara berlebihan dan moderat sehingga dapat menciptakan sifat radikal
Para Terorisme yang ditangkap oleh Kepolisian adalah orang-orang yang mengadopsi ayat-ayat Secara tunggal dan sepahamannya saja.
Kita harus mencintai agama sekaligus mencintai negara nya. Paparnya muhammad Rasyid.

Diskusi tersebut ikut dihadiri, Kabid Humas Polda Sumut , Kombes Pol. Hadi Wahyudi, SIK, SH.Kasubbag Berita Divhumas Polri AKBP Gatot Hendro Hartono, S.E., M.Si. Ustad Zulfan.
Kapolres Batu Bara AKBP IKHWAN, SH.,MH
Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP ERIDAL FITRA, SH.,MH, Kasat Binmas Polres Batu Bara AKP M SAFI’I, pKasat lntelkam Polres Batu Bara AKP Rubenta Tarigan, Kasat Narkoba AKP Sastrawan Tarigan, SH. Kasubbag Humas Polres Batu Bara AKP NIKO SIAGIAN, ST, Para Santri Pondok Pesantren Guntur Darussalam.

Acara ditutup dengan pembacaan Doa dan Pemberian Paket Sembako dan Tali Asih kepada Santri dan Santriwati pondok pesantren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *