GIAT APARAT

Tetes Air Mata Tenaga Kerja Sukarela Kesehatan diruang Komisi B DPRD Langkat

Avatar photo
264
×

Tetes Air Mata Tenaga Kerja Sukarela Kesehatan diruang Komisi B DPRD Langkat

Sebarkan artikel ini
Photo bersama ibu Fatimah ketua komisi B

Langkat | delinews24.net – Tetes air mata tenaga kerja sukarela kesehatan diruang Komisi B DPRD Langkat, Puluhan orang berseragam putih hitam yang meyatakan diri Forum silaturahmi tenaga kerja sukarela kesehatan (TSK) kabupaten Langkat, Mendatangi kantor DPRD Langkat meyampaikan keluh kesah mereka melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi B DPRD Langkat, Stabat (24/04/2024) pkl 15.00 wib.

ruangan Komisi B

Rapat dengar pendapat tersebut terlaksana di ruang rapat komisi B DPRD Langkat, yang di pimpin ketua Komisi B DPRD Langkat Fatimah (PKS )dan dihadiri Anggota Komisi B Husein Sidik Tarigan ( PPP),Juriah ( PDIP ), Samsul Rizal ( PAN )dan Yezerieli (Perindo ).

Ketua Forum silaturahmi tenaga kerja sukarela kesehatan (TKS) kabupaten Langkat yang di Komandoi Muliana Sitepu AMK dalam kesempatan itu menyampaikan permohonan kepada anggota DPRD kabupaten Langkat komisi B ,dimana tenaga kerja sukarela kesehatan yang ada di kabupaten Langkat sebanyak lebih kurang 1.000( seribu ) orang.

,”Kami sudah mengabdi bertahun – tahun menjadi tenaga kerja sukarela di puskesmas masing – masing, selama ini kami tidak ada menuntut apa -apa dari kepala Puskesmas kami, kami yang sudah tergolong bapak – bapak dan ibu – ibu ini kiranya dapat diperhatikan oleh pemerintah,Maka kami mohonkan kepada bapak ibu anggota DPRD Langkat komisi B ini agar membatu kami menyampaikan permohonan ini :
1.Agar kiranya kami yang saat ini terdata di data best SISDMK ( sistem informasi data masyarakat kesehatan ) yang mana data ini di pengang oleh Dinkes kabupaten Langkat tetapi kami juga terdata didata best BKN (Badan kepegawaian Nasional ) sehingga kami dapat mengikuti seleksi Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) tahun 2024 ini.2.Berharap perhatian pemerintah kepada kami dengan memberikan insentif, BPJS kesehatan dan BPJS ketenaga kerjaan.
3.penambahan kuota pormasi nakes untuk seleksi di 2024 (dari kuota 100 orang kalu bisa 200 orang ).
4.memohon kepada Pj bupati agar segera meng SK kan semua TKS, yang tergabung di forum silaturahmi tenaga kerja sukarela walau tak bergaji ,” tutur Muliana Sitepu AMK dengan nada tersedu – sedu.

photo bersama Anggota komisi B Husein Sidik Tarigan SPd

 

Deraian air mata semakin tercurah di ruang komisi B DPRD Langkat saat muliana Sitepu AMK meminta izin kepada anggota dewan komisi B yang hadir agar temannya tenaga kerja sukarela kesehatan yang mewakil puskesmas Namo Trasi Novita br Ginting menceritakan pengalamannya waktu 2023 ikut seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ( P3K )walau nilai nya 400 ( empat ratus ) dia dikalahkan oleh peserta lain dengan nilai 200 ( dua ratus )yang bersetatus K2 yang dia sendiri tak tau apa itu K2 sedang Novita br Ginting belum terdata didata base BKN ( Badan Kepegawaian Nasionalis )hal itulah yang membuat saya tidak lulus seleksi P3K pormasi Tnakes ,” tuturnya sembari berurai air mata.

Fatimah ketua komisi B mengatakan,” atas nama komisi B akan melakukan upaya pertama guna mempertanyakan status para TKS ini agar dapat terdata di data best BKN juga akan menayakan kepada kementerian kesehatan terkait sistem SISDMK ,Mereka sudah masuk data best SISDMK tetapi karna ada edaran /atuaran baru yang didapat daerah yang menyatakan bahwa yang boleh ikut seleksi P3K mereka yang sudah terdata di data best BKN.”

,”Sementara TKS yang datanya kurang lebih 1000 ( seribu ) orang ini tidak masuk didata best BKN maka otomatis kedepan dengan peraturan pemerintah pusat mulai 2024 tenaga honor akan di hapus kan, kasian bapak ibu TKS ini mengabdi rata – rata sudah di atas 10 ( sepuluh ) tahun menjadi sia – sia karna otomatis tidak bisa ikut seleksi P3K ,” tuturnya.

Anggota komisi B DPRD Langkat dari partai PPP Husein Sidik Tarigan Spd di kesempatan itu juga mengatakan ,”Akan memperjuangkan nasib TKS ini sampai akhir ,Bila perlu secepatnya mejadwalkan kunjungan ke Kemenkes RI dan BKN .”

,” Kami juga berharap Dinkes dan BKD Langkat juga ikut kunjungan ke Kemenkes RI “, tutup Husein Sidik Tarigan.

Hadir mewakili kepala dinas kesehatan kabupaten Langkat Bagian SDM Sofiani, dr.Sayon dan dr. Ramadhan.