Peristiwa

Warga Dusun X Dalu XB Resah, Air Terus Mengerus Bibir Sungai

Avatar photo
×

Warga Dusun X Dalu XB Resah, Air Terus Mengerus Bibir Sungai

Sebarkan artikel ini

Reporter : Bambang Suedy

Tanjung Morawa|| delinews24.net- Warga yang rumahnya disepanjang bantaran sungai Blumai resah dan khawatir dengan semakin terkikisnya dinding tanah pembatas aliran air terlebih di Dsn X, Desa Dalu X B, kec.Tanjung Morawa Kab, Deli Serdang, Senin 22/112021.

Kehawatiran masyarakat yang tinggal dipinggiran sungai blumai ini semakin besar, akibat erosi yang diakibatkan banjir besar beberapa Minggu lalu dan hingga kini curah hujan masih sangat tinggi. Derasnya volume air juga berdampak terputusnya jalan dusun X. Satu – satunya akses perumahan padat penduduk menuju jalan protokol.

Akibat bibir sungai semakin melebar, Jalan penghubung Desa Dalu X B menuju Desa Dalu X A, Didusun X, dikhawatirkan akan terputus total.

Darmani, salah satu warga setempat sangat berharap kepada pemerintah tekait untuk peduli dan dengan segera memperbaiki, dinding sungai yang terus menerus terkikis.

“Kami mohon kepada pemerintah baik Propinsi maupun kabupaten, agar pedulilah dengan kami, lihatlah kemari, lihat jalan kami ini, sedikitlahi akan ambruk dan terputus”. Kata Darmani.

“Warga yang Rumah – rumahnya berada di bantaran sungai sudah sangat ketakutan, dan berusaha bertahan dengan membuat benteng tanah yang dimasukkan dalam karung goni yang ditumpukkkan disudut rumah, guna menghalangi air sungai mengerus langsung tanah dibawah bangunan rumah mereka.” Katanya lagi.

Menyikapi hal diatas, kepala Desa Dalu X B, Wantoro, menjelaskan kepada awak media, bahwasannya pihak pemerintah Desa, sudah berupaya membuat benteng dengan alat seadanya yang diperbantukan oleh warga.

“Sudah, kami pihak desa bersama warga sudah berupaya maksimal dengan alat dan bahan seadanya, dikarenakan derasnya volume air, benteng yang kami buat seakan tak mampu menahan debit air”. Cutus Wantoro.

Saya mohon kepada dinas terkait di propinsi agar bisa segera membantu dan merealisasikan gerusan tanah dibibir sungai Blumai ini, agar tidak terjadi hal hal berat yang sama sama kita tidak inginkan, seperti Putusnya jalan, akan berakibat membahayakan penggunanya. Pungkas Kades

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *