Example floating
Example floating
Blog

Pemanfaatan Limbah Sawit PTPN IV PalmCo Setara Reduksi Emisi 1.130 Mobil, Sukses Diserap Pasar

334
×

Pemanfaatan Limbah Sawit PTPN IV PalmCo Setara Reduksi Emisi 1.130 Mobil, Sukses Diserap Pasar

Share this article
PTPN IV PalmCo

delinews24.net – Partisipasi masyarakat dalam perdagangan karbon di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sepanjang tahun 2025. Melalui platform IDX Carbon dan PTPN Carbon Hub, publik tercatat telah menyerap sebanyak 5.202 ton setara karbon dioksida ($tonCO_2e$) dari proyek energi terbarukan yang dikelola oleh PTPN IV PalmCo.Volume serapan tersebut merupakan akumulasi dari 335 transaksi yang dilakukan oleh individu maupun entitas bisnis sejak pencatatan perdana di Bursa Karbon Indonesia pada 20 Mei 2025 hingga penutupan buku pada 31 Desember 2025.

Peralihan Tren ke Pasar Ritel

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengungkapkan bahwa capaian ini mencerminkan adanya pergeseran paradigma di tengah masyarakat. Isu perdagangan karbon kini tidak lagi menjadi dominasi eksklusif korporasi skala besar.“Dulu isu perdagangan karbon identik dengan korporasi besar. Sekarang masyarakat juga mulai mengambil peran dalam menyeimbangkan jejak karbon dari aktivitas sehari-hari,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/05/2026).Secara teknis, volume emisi yang diserap publik sebesar 5.202 $tonCO_2e$ tersebut memiliki dampak lingkungan yang signifikan. Angka ini setara dengan penanaman dan pemeliharaan sekitar 86.000 bibit pohon selama 10 tahun, atau ekuivalen dengan penghentian emisi dari 1.130 unit mobil penumpang dalam setahun.

Proyek Berbasis Limbah Sawit Nyata

Jatmiko menjamin bahwa seluruh unit karbon yang dilepas ke pasar memiliki proyek mendasar (underlying project) yang tervalidasi dan beroperasi secara riil di lapangan. Terdapat dua proyek utama yang menjadi sumber kredit karbon PalmCo:

  1. Fasilitas Biogas Co-Firing: Memanfaatkan limbah cair kelapa sawit (palm oil mill effluent/POME) di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Lubuk Dalam, Riau.
  2. Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg): Berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Kedua proyek ini berhasil menangkap gas metana berbahaya dari limbah cair sawit untuk dikonversi menjadi energi baru terbarukan (EBT), sekaligus memperkuat praktik ekonomi sirkular di sektor perkebunan nasional. Aksi mitigasi ini juga telah diakui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendukung target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia.

Apresiasi dari Partisipan Ritel

Dari total serapan yang ada, sebanyak 2.111 $tonCO_2e$ telah resmi dilakukan pemutihan (offset) melalui Sistem Registri Nasional (SRN) secara bertahap. Proses ini difasilitasi oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) selaku pengelola platform dan didukung oleh Pertamina New & Renewable Energy.

Kemudahan akses dan transparansi ini mendapat respons positif dari para pelaku pasar ritel. M. Ansori Nasution, salah satu pembeli kredit karbon individu, mengaku lebih yakin bertransaksi karena sumber pengurangan emisinya jelas dan dapat ditelusuri.

Senada dengan Ansori, pelaku generasi muda Devanda Faiqh Albyn menilai instrumen ini sebagai bentuk investasi lingkungan jangka panjang yang krusial. “Isu perubahan iklim sekarang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ketika ada instrumen yang memungkinkan publik ikut mendukung proyek energi bersih secara langsung, tentu itu menjadi hal positif,” tutur Devanda.

Sinergi antara kesadaran publik dan komitmen industri hijau seperti PTPN IV PalmCo diproyeksikan akan menjadi salah satu pilar utama dalam mempercepat target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2050.

Example 120x600