delinews24.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) di berbagai daerah. Konsep layanan satu atap ini mengintegrasikan berbagai jenis layanan pemerintah pusat dan daerah agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, saat membuka Webinar Penguatan Penyelenggaraan Pelayanan Pertanahan pada MPP, Kamis (02/04/2026), menyatakan bahwa layanan pertanahan sangat dibutuhkan masyarakat sehingga kehadiran ATR/BPN di MPP menjadi strategis.
“Kementerian ATR/BPN sudah banyak berpartisipasi dalam MPP karena pelayanan pertanahan ini banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Kita pastikan layanan di MPP ini semakin hari semakin optimal pelaksanaannya, tentu selaras dengan standar dan kebijakan pelayanan publik nasional,” ujarnya.
Berdasarkan evaluasi dari Kementerian PANRB, salah satu aspek yang perlu terus ditingkatkan adalah koordinasi antarinstansi di dalam MPP, termasuk dengan Kementerian Keuangan maupun Dinas Pendapatan Daerah.
“Aspek lain tentu yang berkaitan dengan kualitas. Aspek-aspek ini yang harus kita tindak lanjuti secara terus menerus, sistematis, dan terstruktur. Di mana pun loket pelayanan ATR/BPN, kita harapkan memberikan dampak bagi masyarakat,” kata Sekjen ATR/BPN.
Asisten Deputi Perluasan Aksesibilitas dan Pelayanan Inklusif Kementerian PANRB, Yanuar Ahmad, mengungkapkan bahwa saat ini telah berdiri 305 MPP di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, Kementerian ATR/BPN mengisi 239 MPP.
“Memang dari 305 MPP ini, Kementerian ATR/BPN mengisi sebanyak 239 MPP, tergolong instansi yang cukup tinggi kehadirannya setelah BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Di sini kita terus mendorong untuk peningkatan pelayanannya. Terlebih dibukanya MPP ini mendapat sambutan yang cukup baik,” ujar Yanuar Ahmad.
Webinar yang diikuti sekitar 500 peserta ini juga menghadirkan narasumber Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko (Ortala MR) ATR/BPN, Einstein Al Makarima, dan dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi BPSDM ATR/BPN, Norman Subowo.













