KRIMINALNASIONAL

Kapolri diminta Ambil Alih Kasus Suap PPPK Batu Bara.

Avatar photo
×

Kapolri diminta Ambil Alih Kasus Suap PPPK Batu Bara.

Sebarkan artikel ini

BATU BARA | Delinews24.net – Praktisi Hukum Rudy Harmoko, SH yang juga Sekretaris DPC LBH Ferari Batu Bara, meminta kepada Bapak Kapolri Sigit untuk mengambil alih Kasus PPPK Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara.

Pasalnya sampai saat kasus tersebut belum Juga P21 ( belum lengkap) hal ini sudah mencapai hampir lima bulan lamanya belum menetapkan tersangka Otak Intelektual kasus tersebut dan kabarnya para empat orang tersangka yang sempat ditahan di Polda Sumatera Utara namun ditangguhkan AH. DT. RZ. serta FZ adik dari Ex Bupati Batu Bara Zahir tersangka kasus suap seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Batu Bara, dari Tahanan Polda Sumut dengan alasan yang belum jelas diberikannya Penangguhan tersebut karena bisa mencederai rasa keadilan Equality before the law menjadi Preseden buruk bagi Penegakan Hukum Khususnya di Sumatera Utara.

“Ya ini jelas mencederai rasa keadilan ”

Jika benar terjadi, menurutnya APH, dalam Hal ini Bapak Kapolri untuk Mengevaluasi Kapolda Sumut beserta Dirreskrimsus dan Wadirreskrimsus Polda Sumut dengan sampai saat belum juga menetapkan Otak dalang Kasus ini sudah hampir enam bulan lamanya dan saya menduga Kapolda Sumut dianggap tidak Mampu menyelesaikan kasus ini dan harus diambil alih Mabes Polri dan tidak mendukung Nawacita Presiden Joko Widodo terhadap Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi memberikan keringan dan keluasan para tersangka melenggang diluar sana.

“Korupsi adalah Musuh Kita Bersama karena kejahatan Extra Ordinary Crime , Rudy kepada wartawan di Pong Cafe di Desa Tanah Merah. Rabu (15/06/2024) Malam.

Rudy mengaku sampai hari ini dirinya belum mengetahuinya secara pasti, namun dari sejumlah media cetak maupun online menyebutkan jika tersangka kasus suap seleksi PPPK Batu Bara tahun 2023 di Polda Sumut ditangguhkan.

Sebagai praktisi hukum yang mengikuti perkembangan kasus PPPK sejak awal, sangat menyayangkan bila informasi tersebut benar adanya.

Rudy menilai penyidik Polda Sumut tidak transparan dalam penanganan perkara ini.Dan Ini bisa menjadi Preseden buruk bagi penegakan hukum Khususnya di Sumatera Utara, Kalau ini benar! kata Rudy,

Lanjutnya, LBH Ferari akan menelusuri kasus ini hingga terang benderang.

Disamping itu, biar tidak ada Comflic of Inters karena melibatkan Adik Ex Bupati Batu Bara, Polri dalam hal ini agar kasus ini benar-benar menjadi prioritas ditangani Mabes Polri, cetus Praktisi Hukum Rudy Harmoko, SH selaku Sekretaris DPC LBH Ferari Batu Bara. (Jbond007)