delinews24.net – Kepala Bagian Pemberitaan, Media, dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Bagas Agung Wibowo, memberikan instruksi tegas kepada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ia meminta seluruh insan muda ATR/BPN untuk lebih peka terhadap dinamika informasi dan aktif mendukung komunikasi lembaga.
Pesan tersebut disampaikan Bagas saat memberikan pengarahan dalam agenda Latsar CPNS Gelombang 3 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Cikeas, pada Jumat (13/02/2026).
“Jangan sampai orang luar sibuk membicarakan ATR/BPN, sementara kita yang di dalam justru tidak tahu apa-apa. Kita semua adalah humas bagi lembaga ini,” tegas Bagas Agung Wibowo di hadapan para peserta.
Menurut Bagas, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan representasi langsung dari institusi. Tanggung jawab menjaga citra lembaga kini tidak lagi terbatas pada kinerja fisik, tetapi juga mencakup sikap dan perilaku di ruang digital. Mengingat era keterbukaan informasi saat ini, persepsi publik dapat terbentuk dalam waktu singkat melalui arus berita yang bergerak sangat cepat.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para CPNS untuk selalu merujuk pada informasi resmi kementerian dan menunjukkan kebijaksanaan dalam bermedia sosial. Kontribusi ASN, lanjutnya, tidak hanya berhenti pada tugas teknis administratif, tetapi juga berperan dalam meluruskan informasi di masyarakat.
“Citra lembaga dibangun dari pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kalau pelayanan sudah baik dan sesuai SOP, komunikasi publik juga akan lebih kuat,” imbuhnya.
Dalam sesi yang dimoderatori oleh Widyaiswara Ahli Madya, Luthfian Riza Sanjaya tersebut, Bagas juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap etika komunikasi dan ketentuan layanan informasi publik. Hal ini bertujuan agar tidak ada kekeliruan dalam penyampaian data kepada masyarakat.
Ia meyakini bahwa profesionalisme, integritas, serta kepedulian terhadap lingkungan kerja adalah fondasi utama untuk membangun kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap kementerian.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Subbagian Pemberitaan dan Media, Arie Satya Dwipraja. Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak kader ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis pertanahan, tetapi juga mampu menjadi garda terdepan dalam komunikasi publik institusi.













