Example floating
Example floating
Agraria

Sekjen ATR/BPN: Indikator Kinerja Bukan Sekadar Administrasi, Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

553
×

Sekjen ATR/BPN: Indikator Kinerja Bukan Sekadar Administrasi, Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Share this article
Terapkan Prinsip Satu Data, Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Selaraskan Indikator Kinerja Daerah

Sekjen ATR/BPN: Indikator Kinerja Bukan Sekadar Administrasi, Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Jakarta, 28 Juli 2026 – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Coaching Clinic “Penajaman Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Daerah” secara daring pada Selasa (28/7). Kegiatan ini bertujuan memperkuat implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2025-2029 agar pelaksanaan program dan kebijakan semakin terarah, terukur, dan membuahkan hasil nyata.

Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa indikator kinerja tidak boleh dipandang sekadar sebagai pemenuhan administrasi. “Melalui Coaching Clinic ini, kita ingin memastikan seluruh satuan kerja memiliki pemahaman yang sama, dari pusat hingga daerah. Setiap indikator kinerja harus memiliki definisi operasional yang jelas, target yang realistis, sumber data yang valid, serta evidence yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Prinsip Satu Indikator, Satu Definisi, Satu Sumber Data

Sekjen ATR/BPN menekankan pentingnya konsistensi dalam penerapan indikator kinerja di seluruh jenjang. “Indikator, seperti dokumen perencanaan, mulai dari RPJMN, Renstra, Perjanjian Kinerja, RKA, hingga Laporan Kinerja, perlu saling terhubung dalam satu sistem pengelolaan kinerja agar setiap capaian unit kerja memberikan kontribusi yang jelas terhadap sasaran strategis Kementerian ATR/BPN,” tuturnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip satu indikator, satu definisi, satu sumber data, dan satu alur kendali secara konsisten di seluruh satuan kerja, baik di pusat maupun daerah.

Coaching Clinic untuk Menyamakan Persepsi

Kegiatan ini dilaksanakan dalam tujuh sesi dengan menghadirkan narasumber dari Pusat Data dan Informasi serta seluruh Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Jenderal Kementerian ATR/BPN. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mengenai sasaran strategis, IKU, IKK, serta penyelarasan cascading indikator dari tingkat Pusat hingga Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Bahrun Munawir, selaku Ketua Penyelenggara, berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang diskusi konstruktif. “Semoga menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi di daerah, sekaligus menghimpun saran serta masukan dari seluruh peserta sebagai bahan penyempurnaan penyusunan perencanaan, penganggaran, dan pengelolaan kinerja,” tuturnya.

Antusiasme Peserta dari Seluruh Indonesia

Coaching Clinic ini diikuti oleh 995 peserta yang terdiri atas Pejabat Administrator yang membidangi perencanaan dan penganggaran di lingkungan Kementerian ATR/BPN, Kepala Bagian Tata Usaha seluruh Kantor Wilayah BPN Provinsi, serta Kepala Subbagian Tata Usaha pada Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia. Turut hadir sebagai keynote speaker, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Andi Tenri Abeng.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, yang mendorong transformasi pelayanan publik melalui penguatan sistem dan sumber daya manusia, serta komitmen untuk mewujudkan layanan pertanahan yang cepat, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

Example 120x600