Example floating
Example floating
Agraria

Usung Filosofi Dalihan Na Tolu, Kakanwil BPN Sumut Ajak PPAT Perkuat Integritas dan Digitalisasi

565
×

Usung Filosofi Dalihan Na Tolu, Kakanwil BPN Sumut Ajak PPAT Perkuat Integritas dan Digitalisasi

Share this article
Pesan Kakanwil BPN Sumut di Seminar IPPAT: Jolo Maradat, Asa Maradat—Pegang Aturan Agar Bermartabat

Medan|delinews24.net – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara, Sri Pranoto, secara resmi membuka sekaligus memberikan arahan dalam Seminar Upgrading yang digelar Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Sumatera Utara, Minggu (12/4/2026).

Dalam sambutannya, Sri Pranoto menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dengan Kementerian ATR/BPN melalui standarisasi baru. Ia menekankan bahwa hubungan kedua lembaga ini harus bertransformasi dari sekadar urusan administratif menjadi kemitraan strategis yang “naik kelas”.

“Sinergi PPAT dan ATR/BPN harus bergerak menjadi kemitraan strategis yang sistemik, terintegrasi, dan berbasis kepercayaan (trust),” ujar Sri Pranoto di hadapan para peserta seminar.

Enam Pilar Kemitraan Strategis

Sri Pranoto memaparkan enam poin krusial yang harus dibangun bersama guna memperkuat layanan pertanahan di Sumatera Utara:

  1. Digital Ecosystem: Membangun sinergi berbasis sistem digital.
  2. Single Source of Truth: Keselarasan data berbasis data tunggal.
  3. Risk-Based Collaboration: Kolaborasi dalam mitigasi risiko hukum.
  4. Standarisasi Profesi: Penyeragaman profesionalisme kerja.
  5. Anti-Moral Hazard: Penguatan integritas kolektif.
  6. Kualitas Pelayanan: Fokus pada pelayanan publik yang prima.

Di bawah kepemimpinan Sri Pranoto, Kanwil BPN Sumut terus melakukan transformasi besar. Layanan di seluruh Kantor Pertanahan (Kantah) se-Sumatera Utara kini dinilai lebih cepat, akurat, dan tuntas berkat penguatan sistem elektronik yang juga berfungsi sebagai alat kontrol risiko hukum.

Filosofi “Dalihan Na Tolu” dan Integritas

Menariknya, Sri Pranoto menyuntikkan semangat kearifan lokal Sumatera Utara sebagai pondasi kerja. Ia mengaitkan hubungan BPN, PPAT, dan masyarakat dengan nilai “Dalihan Na Tolu”—sebuah prinsip keseimbangan hubungan, tanggung jawab, dan kehormatan.

“BPN, PPAT, dan masyarakat adalah satu sistem yang tidak terpisahkan. Kita harus saling menjaga kepercayaan dan menguatkan integritas satu sama lain,” tambahnya.

Menutup arahannya, Kakanwil Sri Pranoto memberikan pesan mendalam sebagai pedoman bagi para PPAT dalam menjalankan jabatannya: “Jolo maradat, asa maradat”, yang berarti berpegang teguh pada aturan agar tetap menjadi insan yang bermartabat.

Melalui seminar ini, BPN Sumut berharap adanya ruang sinergi yang lebih luas melalui integrasi data, konsultasi teknis yang intens, hingga pen

Example 120x600