Example floating
Example floating
Agraria

Wamen ATR/BPN di Halalbihalal MAPPI: Profesi Penilai Harus Berpegang pada Kejujuran Hati

539
×

Wamen ATR/BPN di Halalbihalal MAPPI: Profesi Penilai Harus Berpegang pada Kejujuran Hati

Share this article
Tak Sekadar Angka: Wamen ATR/BPN Dorong Profesi Penilai Jaga Kebersihan Niat Demi Kepentingan Banyak Pihak

delinews24.net – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengingatkan para penilai profesional untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas dan kejujuran dalam menjalankan tugasnya. Pesan ini disampaikannya saat menghadiri acara halalbihalal yang diselenggarakan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Acara yang digelar dalam rangka Idulfitri 1447 H tersebut mengusung tema “Menapaki Jejak Baru, Mengukir Berkah dalam Harmoni” dan dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan anggota MAPPI.

Dalam sambutannya, Wamen Ossy menekankan bahwa momen Idulfitri menjadi pengingat akan pentingnya fondasi kejujuran hati dan kebersihan niat dalam setiap tindakan, khususnya bagi profesi penilai.

“Idulfitri mengingatkan ada fondasi yang harus kita bangun, yaitu kejujuran hati dan kebersihan niat kita. Terlebih bagi profesi penilai, tentunya setiap nilai yang ditetapkan, setiap angka yang ditulis, akan membawa konsekuensi bagi banyak pihak,” ucap Wamen Ossy.

Ia menjelaskan bahwa profesi penilai merupakan profesi yang sangat intelektual. Namun dalam praktiknya, setiap keputusan yang diambil tidak sepenuhnya terlepas dari dimensi etika maupun moral.

“Di sinilah pentingnya kami menyampaikan dan mengingatkan kepada kita semua untuk menghadirkan hati dalam setiap keputusan yang kita buat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional MAPPI, Budi Prasodjo, menyampaikan harapannya agar MAPPI mampu berperan di berbagai sektor, mulai dari asuransi, kebijakan publik, hingga perbankan. Hal ini menunjukkan semakin luasnya ruang lingkup dan kontribusi profesi penilai bagi bangsa Indonesia.

“Namun, yang utama adalah bagaimana profesi penilai ini berpengaruh kepada kebijakan sektor pemerintah, bagaimana kita membantu pemerintah di dalam pembebasan tanah bagi kepentingan infrastruktur. Itu merupakan sumbangsih sektor profesi penilai di dalam pemerintah memberikan kebijakan kepada masyarakat luas dan khususnya bagi pertumbuhan ekonomi secara nasional,” pungkas Budi Prasodjo.

Pada kesempatan tersebut, Wamen ATR/Waka BPN hadir didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Ajie Arifuddin; Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Yuliana; serta jajaran terkait lainnya.

Example 120x600