INFRASTRUKTURNASIONAL

Proyek DAK 6 Milyar Menuai Sorotan Publik Pers Lintas Desa di Tanjung Tiram.

Avatar photo
×

Proyek DAK 6 Milyar Menuai Sorotan Publik Pers Lintas Desa di Tanjung Tiram.

Sebarkan artikel ini

BATU BARA | Delinews24.net – Proyek Dana Alokasi khusus (DAK) 2024 menjadi sorotan kalangan publik terkhusus dari Wadah Pers Lintas Desa Batu Bara dalam pekerjaan peningkatan Ruas Jalan Lima Laras menuju Bagan Luar dan atau Jalan Tambak yang berlokasi diwilayah Bagan Dalam Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara, dengan nilai kontrak pekerjaan tersebut mencapai sebesar Rp 6.047.171.555,42, dari penyedia PT. AJAA dan Konsultan Pengawas Cv. Eka Gautama Consultant. Sabtu (15/06/2024)

Pantauan Iwan Sinaga (50) selaku tokoh pemuda masyarakat Bagan Luar, mengatakan penggunaan cerocok bambu 1 (satu) meter yang diperuntukan penahan batu mangga (turap), menurutnya, hal ini sudah tentu tidak sesuai dalam perencanaan.

Terkait lahan di jalan tambak tersebut dia sangat menilai kustur tanah diwilayah ini terbilang labil.

Menurut Presiden RI setiap pengejaan fisik berupa pekerjaan Aspal dan Semen Beton, baik bersumber dana APBN dan APBD di mulai dari Pelosok ke Dusun dan Desa naik ketingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten serta tingkat provinsi begitu seterusnya.

Pada awal pengukuran jalan oleh pihak Dinas PUTR pengerjaan pembangunan dimulai dari Kantor Lurah Bagan Arya menuju Jalan Lintas Desa Lima Laras, hal ini justru sangat terbalik, pekerjaan ruas jalan malah dari pintu masuk dikerjakan, bukan dari pintu belakang.

Pengakuan kepala tukang di wilayah kerja tersebut menjelaskan bambu berukuran 1 meter kedalaman yang dikerjakan sesuai petunjuk teknis pada RAB.

Nah, terkait ada sisa pemotongan bambu 50 s.d 70 cm pihaknya memang memasukan cerocok bambu itu ke Mal setelah dikeruk oleh alat berat.

Berapa panjang untuk turab penahan tanah, aku kepala tukang sepanjang 500 meter bang! Untuk peningkatan ruas jalan Hotmix itu bukan kita bang yang mengerjakan, akan tetapi informasi yang didapat sepanjang 1,9 Km.

Disinggung pengadukan semen, pasir, penggunaan air asin dan secara manual, tanggapan kepala tukang sebenarnya lebih simpel manual ketimbang menggunakan molen. Apakah sesuai pada perencanaan, kepala tukang kaku menjawab.

TImbul pertanyaan mengapa? pekerjaan ruas jalan bagan luar tidak dilakukan penurapan disisi kanan dan kiri, kepala tukang tetap kaku no coment.

Terpisah, Kepala Dinas PUTR Batu Bara Kurniawati tidak dapat di hubung, tim menduga nomor WhatsApp para pemerhati semua di blokir. (Tim)