Example floating
Example floating
Agraria

Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Lahan untuk Dukung Keberlanjutan Program Sekolah Rakyat

769
×

Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Lahan untuk Dukung Keberlanjutan Program Sekolah Rakyat

Share this article
Hadir di Peluncuran 166 Sekolah Rakyat, Wamen Ossy Tegaskan Komitmen Inklusi Pendidikan

delinews24.net – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam peluncuran 166 Sekolah Rakyat secara nasional. Kegiatan yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/01/2026) ini menjadi tonggak sejarah perluasan akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera.

Wamen Ossy menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bukti konkret kehadiran negara untuk memastikan keadilan sosial melalui pendidikan. Ia menyoroti bagaimana anak-anak dari golongan ekonomi terendah kini mendapatkan fasilitas pendidikan terbaik tanpa dibebani biaya.

“Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata bahwa negara hadir. Kita melihat anak-anak dari golongan tidak mampu mendapatkan harapan untuk bersekolah dengan fasilitas yang disiapkan sebaik-baiknya,” ujar Wamen Ossy usai acara peluncuran.

Menitikkan Air Mata: Cerita Sukses Siswa

Dalam momen peluncuran tersebut, Presiden Prabowo sempat terlihat emosional saat menyaksikan pencapaian para siswa. Wamen Ossy menceritakan bahwa keberhasilan program rintisan ini membuktikan bahwa potensi anak bangsa tidak dibatasi oleh latar belakang ekonomi.

“Pak Presiden sampai sempat menitikkan air mata melihat success story anak-anak ini. Ternyata, setelah diberikan peluang dan kesempatan, mereka mampu memperlihatkan prestasi dan capaian yang luar biasa bagi sekolahnya,” jelasnya.

Dukungan Lahan dan Sinergi Kementerian

Keberlanjutan Program Sekolah Rakyat membutuhkan kolaborasi lintas instansi yang kuat. Wamen Ossy memastikan Kementerian ATR/BPN melalui kantor-kantor pertanahan di daerah akan berada di garda terdepan dalam memberikan dukungan, khususnya terkait kepastian pemanfaatan lahan sekolah.

“Tentunya kami dari Kementerian ATR/BPN berharap agar program-program prioritas Bapak Presiden ini dapat terus didukung secara penuh, mulai dari sarana prasarana hingga kepastian hukum lahannya,” pungkas Wamen Ossy yang didampingi Plt. Kepala Kanwil BPN Kalimantan Selatan, Muhammad Mathori.

Target 500 Titik di Tahun 2029

Peluncuran ini menandai beroperasinya 166 Sekolah Rakyat rintisan yang kini telah menampung lebih dari 15.000 siswa dengan dukungan teknologi digital. Sebaran lokasi meliputi:

  • Jawa: 70 lokasi
  • Sumatra: 35 lokasi
  • Sulawesi: 28 lokasi
  • Kalimantan: 13 lokasi
  • Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua: 20 lokasi

Pemerintah menargetkan pengembangan hingga 500 titik Sekolah Rakyat pada tahun 2029. Program ini difokuskan bagi anak-anak yang terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai strategi nasional pengentasan kemiskinan melalui jalur pemberdayaan pendidikan keluarga.

Example 120x600