Example floating
Example floating
Agraria

Menteri Nusron Wahid Targetkan Sertifikasi 6 Juta Bidang Tanah Lewat KKN Tematik

651
×

Menteri Nusron Wahid Targetkan Sertifikasi 6 Juta Bidang Tanah Lewat KKN Tematik

Share this article
Kementerian ATR/BPN Libatkan Mahasiswa dan Taruna STPN untuk Kejar Target Pra-Sertifikat Elektronik

delinews24.net – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menginstruksikan seluruh jajaran kantor wilayah di Indonesia untuk memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi. Langkah strategis ini diambil guna mempercepat pendaftaran bidang tanah, khususnya tanah wakaf dan rumah ibadah, melalui pelibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik.

Arahan tersebut disampaikan Menteri Nusron dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian ATR/BPN yang digelar di Aula Prona, Jakarta, Rabu (14/01/2026).

“Kita perlu pertajam lagi kerja sama dengan kampus-kampus di Indonesia. Ajak kampus-kampus lain, terutama yang memiliki jurusan geodesi, untuk ikut KKN atau praktikum. Kita dorong agar ada solusi nyata di lapangan,” ujar Menteri Nusron di hadapan jajaran pimpinan kementerian.

Belajar dari Keberhasilan di Daerah Menteri Nusron mengungkapkan bahwa model kolaborasi ini telah terbukti efektif. Ia mencontohkan keberhasilan di wilayah Jawa Tengah, seperti Pekalongan, di mana kehadiran mahasiswa KKN mampu mengakselerasi proses sertifikasi tanah wakaf secara signifikan.

“Bapak/Ibu di daerah, tolong perluas lagi kerja sama dengan kampus Islam, Muhammadiyah, dan perguruan tinggi lainnya. Ini sudah terbukti efektif untuk membantu pendaftaran tanah rumah ibadah,” tambahnya.

Persiapan Anggaran dan Penambahan Personel Wakil Menteri ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, mendukung penuh inisiatif tersebut sebagai bagian dari strategi mencapai target sertifikasi enam juta bidang tanah pada tahun 2026. Ia menekankan pentingnya kesiapan anggaran agar mobilisasi mahasiswa dapat berjalan optimal.

“Anggaran KKN 2026 harus dipersiapkan matang agar target enam juta bidang tanah tahun ini tercapai. Jika program ini diperluas dengan tema yang tepat, kita mendapatkan tambahan kekuatan besar untuk menyelesaikan masalah di lapangan,” jelas Ossy.

Sebagai penguat, Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, melaporkan bahwa kementerian juga akan menerjunkan 619 Taruna dan Taruni dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Mereka akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pertanahan (KKNP) yang difokuskan pada fungsi administratif, kearsipan, hingga teknis spasial.

Menuju Pra-Sertifikasi Elektronik Pelibatan unsur akademisi ini diharapkan tidak hanya sekadar membantu pendataan fisik, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas data pertanahan menuju skema pra-sertifikasi elektronik. Dengan bantuan mahasiswa dan taruna, proses verifikasi data di lapangan diharapkan menjadi lebih efisien dan akurat.

Rapim tersebut juga menjadi ajang evaluasi bagi seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dalam memaparkan capaian tahun lalu serta target kerja 2026. Pertemuan ini diikuti secara daring oleh seluruh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi dan jajarannya dari Sabang sampai Merauke.

Example 120x600