delinews24.net – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menekankan peran strategis dan vital profesi notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebagai perwujudan kehadiran negara di tengah kehidupan masyarakat sehari-hari. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 yang digelar oleh Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Kamis (15/1/2026).
Wamen Ossy menjelaskan bahwa pemerintah, notaris, PPAT, dan masyarakat membentuk satu ekosistem yang saling bergantung. “Pemerintah menetapkan arah dan kebijakan, tetapi kepercayaan publik itu hidup dan tumbuh justru di ruang interaksi sehari-hari yang bapak ibu lakukan di tengah masyarakat,” ujarnya di hadapan para undangan di The Tribrata Hotel, Jakarta.
Ia melanjutkan, kehadiran negara yang sesungguhnya tercermin dari pelayanan hukum yang memberikan kepastian dan keadilan. “Hadir dengan keadilan dan juga hadir dengan kepastian hukum yang memberikan ketenangan bagi masyarakat,” tegas Wamen Ossy. Untuk itu, integritas dalam setiap proses hukum yang menyentuh hajat hidup orang banyak menjadi kunci utama.
Acara yang mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dimeriahkan oleh berbagai penampilan rohani seperti paduan suara.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Ossy yang hadir didampingi oleh Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT dan Mitra Kerja, Ana Anida, berharap momentum perayaan dapat menjadi sarana refleksi bersama. “Semoga perayaan Natal dan tahun baru kita malam ini tentunya mengajarkan kita tentang kedamaian, tentang pengorbanan, mengajarkan kepada kita tentang persatuan,” pungkasnya.
Turut hadir memberikan sambutan dalam acara tersebut adalah Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Widodo; Ketua Umum Pengurus Pusat IPPAT, Hapendi Harahap; dan Ketua Umum Pengurus Pusat INI, Irfan Ardiansyah. Kehadiran mereka menandakan sinergi dan kesatuan visi antara pemerintah dan organisasi profesi dalam membangun ekosistem hukum pertanahan yang berintegritas dan melayani masyarakat.













