Example floating
Example floating
Agraria

Buka PKA 2026, Sekjen ATR/BPN Minta Pejabat Administrator Jadi Motor Penggerak Perubahan

556
×

Buka PKA 2026, Sekjen ATR/BPN Minta Pejabat Administrator Jadi Motor Penggerak Perubahan

Share this article
Bukan Cuma Tugas Administratif, Sekjen BPN Ingatkan Pejabat Harus Bawa Dampak Nyata untuk Rakyat

Jakarta|delinews24.net  – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa Pejabat Administrator wajib menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja Kementerian ATR/BPN. Ia mengingatkan bahwa pola kepemimpinan saat ini tidak lagi cukup hanya berfokus pada pemenuhan tugas administratif rutin, melainkan harus melahirkan kinerja yang membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Pesan tegas tersebut disampaikan Dalu Agung saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I hingga III Tahun 2026 yang digelar secara resmi oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN pada Selasa (22/07/2026).

“Kementerian ATR/BPN membutuhkan pemimpin Administrator yang mampu membaca perubahan, membangun kolaborasi, mengambil keputusan yang tepat, dan menggerakkan organisasi menghasilkan kinerja yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Dalu Agung Darmawan.

Ingatkan Kepala Satker Jangan Terjebak Rutinitas

Di hadapan 131 peserta PKA—terdiri dari 20 Pejabat Administrator Kementerian ATR/BPN Pusat dan 111 Pejabat Administrator dari Satuan Kerja (Satker) daerah—Sekjen ATR/BPN meminta para pimpinan unit kerja untuk berani keluar dari zona nyaman dan sigap menghadirkan solusi atas setiap persoalan di wilayahnya.

“Kalau Anda sekarang bekerja menjadi Kepala Satker, apa yang harus ditingkatkan di kantor ini? Permasalahan apa yang muncul di kantor ini? Bagaimana Anda melihat kondisi dan langkah ke depannya, gerak Kantor Pertanahan itu sangat bergantung pada Anda,” cetusnya.

Ia juga mendorong para Kepala Satker untuk intensif menggelar dialog kinerja rutin bersama jajaran pegawai serta mengakselerasi transformasi budaya kerja melalui integrasi data lintas kementerian dan lembaga.

Pelatihan Marathon hingga November 2026

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi, Norman Subowo, melaporkan skema dan kesiapan pelaksanaan pelatihan daring bagi para peserta. Acara Pembukaan PKA ini dipandu oleh Analis Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Madya, Ivan Syahreza, selaku moderator.

Pelatihan yang berlangsung marathon sejak 17 Juni hingga 2 November 2026 ini membekali peserta dengan materi kepemimpinan Pancasila, nasionalisme, kepemimpinan kinerja, hingga manajemen kinerja. Metodenya mencakup pembelajaran mandiri, e-learning, studi lapangan, hingga penyusunan produk aktualisasi kepemimpinan.

Para peserta juga bakal melewati evaluasi ketat, mulai dari penilaian sikap perilaku, akademis, hingga efektivitas produk aktualisasi kepemimpinan di unit kerja masing-masing.

Example 120x600