Example floating
Example floating
--> Sumatera UtaraAGAMA

Komunitas Da’i Melayu Sumut Konsisten Latih Kader Lewat Pelatihan Berkala Siap Hadapi Tantangan Zaman

442
×

Komunitas Da’i Melayu Sumut Konsisten Latih Kader Lewat Pelatihan Berkala Siap Hadapi Tantangan Zaman

Share this article
Puncak Acara: Mahallul Qiyam dan Api Unggun

Medan|delinews24.net – Komunitas Da’i Melayu Sumatera Utara kembali menyelenggarakan kegiatan pelatihan tahunan untuk mencetak kader dakwah. Kegiatan bertajuk “Pelatihan Da’i Melayu Sumut Batch 3 dan Camp Dakwah Jilid II” berlangsung selama tiga hari, dari 26 hingga 28 Desember 2025, diikuti puluhan peserta dari berbagai kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Acara pembukaan dilaksanakan pada Jumat (26/12/2025) sore. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Tuanku Sultan Serdang IX, Sultan Achmad Thala’a Syariful Alamsyah, yang juga menjabat sebagai Pembina Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI). Turut hadir dalam kesempatan itu, Prof. Dr. H. Ok. Saidin selaku Tumenggung Kesultanan Serdang serta perwakilan dari Kesultanan Siak Indrapura, Riau.

Ketua Komunitas Da’i Melayu Sumut, Ustaz Bukhari Al Hafidz, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk membentuk dai yang tangguh dan berkarakter. “Pelatihan ini memiliki aura spiritual yang berbeda, diawali dengan pembukaan langsung oleh Tuanku Sultan dan pemaparan materi KeMELAYUan oleh Datuk Prof. dari PB MABMI Indonesia,” ujarnya saat diwawancarai, Sabtu (27/12/2025).

Ustaz Bukhari—yang akrab disapa Ustaz Gondrong Kota Medan—menekankan pentingnya pemahaman budaya dan adat Melayu sebagai landasan dakwah yang kontekstual di Sumatera Utara.

Malam puncak acara diisi dengan kegiatan Pembacaan Maulid (Mahallul Qiyam) yang berlangsung khidmat di lokasi camp Sibolangit. Suhu dingin tidak menyurutkan semangat lebih dari 150 peserta dan pengurus yang berkumpul mengelilingi api unggun, bersalawat, dan memuji Nabi Muhammad SAW.

Di sisi lain, Ustaz Bukhari mengungkapkan perkembangan kelembagaan komunitasnya. “Selama 3 batch pelatihan Da’i Melayu Sumut, kita sudah memiliki pengurus daerah di 12 Kabupaten/Kota dan sekitar 200 pengurus,” jelasnya.

Ia berkomitmen untuk melanjutkan program ini secara berkelanjutan. “Insyaallah setiap tahun kita akan berusaha menghadirkan kegiatan dengan narasumber yang profesional, agar lahir pendakwah yang siap menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembinaan spiritual dan ilmu dakwah, tetapi juga pada penguatan jaringan (silaturahmi) antar kader, serta penanaman nilai-nilai keislaman yang berakulturasi dengan kearifan lokal budaya Melayu Sumatera Utara.

Example 120x600