Example floating
Example floating
Agraria

Peringati Hari Desa Nasional di Boyolali, Wamen Ossy Tekankan Sinergi Lintas Kementerian

667
×

Peringati Hari Desa Nasional di Boyolali, Wamen Ossy Tekankan Sinergi Lintas Kementerian

Share this article
Wamen ATR/BPN: Legalitas Tanah Adalah Fondasi Bangun Desa Sesuai Asta Cita Presiden

delinews24.net  – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan peran krusial kementeriannya dalam mendukung pembangunan desa melalui kepastian hukum hak atas tanah. Legalitas ini dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Wamen Ossy saat menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/01/2026).

“Dengan legalitas hak atas tanah, masyarakat memiliki dasar yang kuat untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengembangkan potensi ekonominya. Ini sejalan dengan Asta Cita keenam dari Presiden Prabowo, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan serta pemerataan ekonomi,” ujar Wamen Ossy.

Nilai Tambah dan Penataan Akses Lebih lanjut, Wamen Ossy menjelaskan bahwa peran Kementerian ATR/BPN tidak berhenti pada penerbitan sertifikat semata. Setelah aspek legalitas terpenuhi, langkah selanjutnya adalah penataan akses terhadap tanah. Fokus ini bertujuan agar tanah yang dimiliki masyarakat tidak hanya sekadar aset pasif, tetapi mampu memberikan nilai tambah ekonomi dan dimanfaatkan secara produktif untuk meningkatkan taraf hidup warga desa.

Untuk mencapai visi tersebut, Wamen Ossy menekankan pentingnya kolaborasi masif antar-instansi. Ia menyatakan komitmen penuh kementeriannya untuk bersinergi dengan Kementerian Desa serta kementerian/lembaga terkait lainnya guna menyukseskan program prioritas nasional.

“Kementerian ATR/BPN akan terus bergandengan tangan dan bahu-membahu bersama seluruh kementerian, khususnya Kementerian Desa, untuk mewujudkan pembangunan desa yang inklusif,” tambahnya.

Dua Belas Aksi Bangun Desa Senada dengan hal tersebut, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, memaparkan strategi kementeriannya dalam mendukung visi Presiden melalui “Dua Belas Aksi Bangun Desa”. Program ini dirancang sebagai langkah nyata untuk mendorong kemandirian desa menuju Indonesia Emas 2045.

“Insyaallah, apabila seluruh aksi tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar, maka Indonesia Emas 2045 akan dapat kita nikmati bersama, khususnya bagi anak cucu kita,” tutur Yandri Susanto.

Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 kali ini mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia”. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran menteri, wakil menteri dari Kabinet Merah Putih, serta para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran para pimpinan lembaga ini menegaskan komitmen kolektif pemerintah pusat untuk menempatkan desa sebagai garda terdepan pembangunan nasional.

Example 120x600