delinews24.net – Pelayanan publik di bidang pertanahan terus bertransformasi. Di tengah kebiasaan masyarakat yang serba cepat, Kementerian ATR/BPN menghadirkan digitalisasi lewat aplikasi Sentuh Tanahku dan program PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan). Inovasi ini mengubah persepsi rumitnya urusan administrasi tanah menjadi lebih praktis, transparan, dan ramah bagi masyarakat.
Salah satu pengguna yang merasakan langsung kemudahan tersebut adalah Angelita (30). Saat mengurus sertipikat tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang pada hari Sabtu, ia melihat efektivitas program PELATARAN yang dipadukan dengan kemudahan akses informasi digital.
“Kalau dulu dengar kata birokrasi rasanya sudah berat duluan. Tapi di sini saya belajar dan merasakan langsung bahwa sekarang jauh lebih baik. Dengan Sentuh Tanahku kita bisa lihat prosesnya, dan layanan Sabtu seperti ini benar-benar membantu,” ungkap Angelita.
Pengalaman Angelita bermula saat ia hendak membeli rumah. Sebagai calon pembeli, ia ingin memastikan legalitas dokumen pertanahan sebelum transaksi untuk menghindari potensi sengketa hukum di kemudian hari.
“Waktu mau beli rumah, saya ingin tahu dulu apa saja yang harus dicek dari surat-suratnya supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Lalu saya tahu BPN punya aplikasi Sentuh Tanahku, jadi langsung saya download dan verifikasinya juga cepat, hari itu juga selesai,” terangnya.
Melalui aplikasi Sentuh Tanahku, Angelita mengakses berbagai fitur pendukung. Fitur Sertipikatku memudahkan pengecekan sertipikat, sementara fitur Cari Bidang membantu melihat posisi bidang tanah secara akurat. Masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada informasi manual, melainkan dapat memantau berbagai hal langsung dari genggaman tangan.
Kombinasi layanan digital dan layanan tatap muka yang lebih fleksibel melalui PELATARAN menjadi contoh nyata transformasi pelayanan pertanahan.
“Ngapain ambil antrean di hari biasa kalau hari Sabtu bisa? Hari kerja kan kita juga harus kerja. Dengan layanan Sabtu seperti ini jadi lebih fleksibel,” ujar Angelita.
Ia pun memberikan apresiasi terhadap perubahan yang telah terjadi.
“Menurut saya semuanya sudah bagus. Tinggal dipertahankan saja dan terus mengikuti perkembangan teknologi. Saya benar-benar suka dengan pelayanan seperti ini. I love ATR/BPN,” pungkasnya.
Pengalaman Angelita menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik yang baik adalah inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan nyata masyarakat: sederhana, transparan, dan hadir di saat yang tepat.













