Example floating
Example floating
--> Sumatera UtaraAGAMA

Universitas Alwashliyah Medan Sukses Gelar Wisuda Ke 61 dan Wisuda Perdana Pasca Sarjana FAI

545
×

Universitas Alwashliyah Medan Sukses Gelar Wisuda Ke 61 dan Wisuda Perdana Pasca Sarjana FAI

Share this article
Universitas Alwashliyah Medan Sukses Gelar Wisuda Ke 61 dan Wisuda Perdana Pasca Sarjana FAI
Universitas Alwashliyah Medan Sukses Gelar Wisuda Ke 61 dan Wisuda Perdana Pasca Sarjana FAI

Medan|delinews24.net — Universitas Alwashliyah Medan Sukses Gelar Wisuda Ke 61 dan Wisuda Perdana Pasca Sarjana FAI , Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan secara resmi menghelat Sidang Senat Terbuka Wisuda Angkatan ke-61 Tahun Akademik 2026 di Regale International Convention Center, Medan, Selasa (3/11/2026). Perhelatan akbar tersebut mengukuhkan dan melepas sebanyak 770 lulusan jenjang sarjana dan magister dari enam fakultas.

Momentum wisuda kali ini terasa kian bersejarah lantaran UNIVA Medan secara resmi menyerahkan ijazah kepada 28 lulusan perdana Program Magister (S2) dari Fakultas Agama Islam (FAI).

Secara rinci, sebaran 770 lulusan terdiri dari Fakultas Agama Islam sebagai penyumbang terbanyak yakni 342 orang (termasuk 28 lulusan S2), disusul Fakultas Ekonomi 146 orang, Fakultas Hukum 131 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 85 orang, Fakultas Pertanian 52 orang, dan Fakultas Teknik 14 orang.

Mengusung tema “Lulusan Unggul dan Berdampak, Berdaya Saing Global, Berkarakter Islami dan Ke-Alwashliyahan Menuju World Class University”, prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan dihadiri para wisudawan, orang tua, tokoh ulama, serta pimpinan lembaga pendidikan keagamaan dan pemerintahan.

Turut hadir Sekjen PB Al Jam’iatul Washliyah Prof. Dr. H. Saifuddin Herlambang, Ketua BABP-PTSI Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, Ketua APTISI Sumut Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, Wakil Ketua Umum MUI Sumut Prof. Dr. H. M. Jamil, serta Ketua BAZNAS Sumut Prof. Dr. H. Mohammad Hatta.

Gelar Akademik Sebagai Tongkat Estafet Amanah

Rektor Universitas Al Washliyah Medan, Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., menegaskan bahwa toga dan gelar akademik bukan sekadar tanda berakhirnya masa studi, melainkan simbol amanah serta tongkat estafet kepemimpinan masa depan.

Di sela-sela kegiatan, Prof. Saiful menyampaikan pesan moral agar para alumni memegang teguh empat pedoman hidup:

  • Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat (Lifelong Learner): Jangan pernah berhenti mengasah ilmu.
  • Menegakkan Pilar Iman, Islam, dan Ihsan: Menjaga kejujuran dan integritas tanpa mengorbankan moralitas demi keuntungan sesaat.
  • Tangguh dan Pantang Surut: Tidak risau atau ragu saat merintis karier dari bawah.
  • Memberi Dampak Nyata: Mengamalkan ilmu untuk kemanfaatan masyarakat luas (Khairunnas anfauhum linnas).

“Dunia luar tidak hanya bertanya di mana Anda kuliah, tetapi akan menagih dampak apa yang bisa Anda ciptakan dan persoalan apa yang bisa Anda selesaikan di tengah masyarakat,” tegas Prof. Saiful seraya mengingatkan para lulusan untuk selalu menghormati jasa orang tua, guru, dan almamater.

Dukungan Akselerasi Mutu dan Arahan Pemprov Sumut

Ketua Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah IX Sumut yang juga Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., mengingatkan agar para sarjana tidak lekas berpuas diri. Ia menekankan pentingnya pengasahan hard skills dan soft skills di tengah persaingan dunia kerja yang kompetitif.

“Jangan menjadi sarjana yang cengeng dan mudah mengeluh. Jadilah sosok pejuang yang tangguh, siap menghadapi rintangan apa pun demi memberi manfaat bagi orang banyak,” ujar Prof. Nurhayati. Ia juga menegaskan komitmen Kopertais IX Sumut untuk memfasilitasi UNIVA Medan dalam akselerasi akreditasi menuju status Unggul dan World Class University.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, SE., MM., melalui Staf Ahli Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat, Ir. Alfi Syahriza, ST, M.Eng.Sc., mendorong para alumni agar berani menjadi job creator (pencipta lapangan kerja) melalui kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi, bukan sekadar job seeker.

Orasi Ilmiah Kemenag RI: Tantangan Era VUCA dan Etika AI

Rangkaian Sidang Senat Terbuka diakhiri dengan Orasi Ilmiah Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, yang disampaikan oleh Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Prof. Dr. Andi Salman Maggalatung, SH., MH.

Mengutip Al-Qur’an Surat Al-Mujadilah ayat 11, Prof. Andi Salman membedah tiga agenda besar yang wajib direspon alumni dalam menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity):

  1. Etika Digital & AI: Mengintegrasikan kecanggihan teknologi buatan (Artificial Intelligence) dengan moralitas dan nilai etika Islam, mengingat AI tidak dapat menggantikan empati dan spiritualitas manusia.
  2. Krisis Ekologis & Ketahanan Pangan: Mengamalkan mandat khalifatullah fil ardhi melalui inovasi pembangunan hijau berkelanjutan.
  3. Harmoni Sosial: Memperkuat moderasi beragama dengan karakter khas ke-Alwashliyahan yang inklusif—merajut yang putus, menyatukan yang terpisah, dan mendinginkan suasana.

Acara penutupan wisuda diakhiri dengan pemberian selamat serta rasa haru dan syukur dari jajaran senat kampus bersama keluarga para wisudawan-wisudawati.

Example 120x600