Medan|delinews24.net – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, akhirnya angkat bicara mengenai aksinya walk out atau meninggalkan Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Utara pada Selasa (21/07/2026) sore.
Aksi tersebut terjadi saat rapat tengah membahas agenda penandatanganan Keputusan Bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025.
Bicara kepada awak media di Deli Park Mall, Medan, Sabtu (25/07/2026), Bobby menegaskan bahwa langkahnya memboyong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) keluar ruangan dipicu oleh perdebatan internal antaranggota dewan mengenai kuorum, padahal seluruh prosesi utama rapat telah rampung.
“Masalah kuorum tidak kuorum, kan rangkaian paripurna sudah selesai. Di akhir malah dipertanyakan lagi dan diperdebatkan sesama anggota DPRD,” ujar Bobby.
Heran Dinamika Kuorum dan Kehadiran Fraksi
Mantan Wali Kota Medan itu mengaku heran atas perdebatan kuorum yang justru mengemuka di penghujung acara. Berdasarkan laporan yang diterimanya, fraksi yang paling vokal mempersoalkan masalah kuorum justru ditengarai sebagai fraksi yang tingkat kehadirannya paling minim dalam persidangan tersebut.
“Setahu saya yang disampaikan ke saya, ya nanya masalah kuorum enggak kuorum. Kalau enggak salah fraksinya yang paling sedikit hadir. Disampaikan ke saya. Saya enggak tahu benar atau tidak karena bukan saya yang megang absennya,” selorohnya.
Ia menilai perdebatan itu murni riak internal legislatif yang tidak perlu melibatkan jajaran eksekutif.
“Masa Eksekutif Nguping Perdebatan Internal?”
Mengenai alasannya mengajak jajaran pimpinan OPD ikut membubarkan diri dari ruang sidang, Bobby menegaskan posisi jajaran Pemprov Sumut yang hanya hadir memenuhi undangan DPRD Sumut. Selain itu, pihak eksekutif juga memiliki agenda kerja lain yang harus diselesaikan.
“OPD bukan bagian legislatif. Kami hadir di sana karena yang punya kegiatan DPRD, kami sebagai eksekutif undangan. Kalau yang ribut internal mereka, masa eksekutif nguping? Ya sudah itu antara mereka, anggota DPRD ke anggota DPRD,” pungkas Bobby.













