Langkat|delinews24.net – Seekor satwa dilindungi jenis orangutan berjenis kelamin jantan ditemukan tewas di aliran Sungai Batang Serangan, Dusun Kerapuhan Unggas, Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Informasi penemuan bangkai satwa dilindungi tersebut pertama kali beredar dari unggahan pengguna media sosial Facebook di lokasi kejadian. Saat dikonfirmasi oleh awak media pada Minggu sore pukul 14.00 WIB, pemilik akun membenarkan peristiwa tersebut dan menyebutkan bahwa pihak berwenang belum tiba di lokasi penemuan.
“Dinas terkait, BKSDA Langkat belum ada ke lokasi bang,” ungkap pemilik akun Facebook setempat saat dihubungi.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian orangutan tersebut masih menjadi pertanyaan besar dan membutuhkan kepastian dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Langkat. Pihak awak media terus berupaya mengonfirmasi BKSDA setempat untuk menelusuri penanganan evakuasi serta nekrOPSI (otopsi satwa).
Langkah tersebut penting dilakukan guna mengidentifikasi penyebab pasti kematian orangutan—apakah akibat dampak konflik dengan manusia, penjeratan, atau faktor alami seperti pertarungan antarsejantan untuk mempertahankan territorial akibat sifat soliter satwa tersebut.







