Example floating
Example floating
NASIONAL

Pos Pengamanan PT Kristalin Eka Lestari Diserang Kelompok Bersenjata, Dua Petugas Tewas Terbakar

51
×

Pos Pengamanan PT Kristalin Eka Lestari Diserang Kelompok Bersenjata, Dua Petugas Tewas Terbakar

Share this article
Tragedi di Nabire: Anggota TNI dan Security Gugur dalam Serangan di Pos PT Kristalin

Nabire|delinews24.net – Kelompok bersenjata melakukan penyerangan brutal terhadap Pos Palang Pengamanan PT Kristalin Eka Lestari di Kampung Legari, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIT.

Insiden berdarah ini mengakibatkan dua orang gugur, yakni Serda Hamdani, anggota Deninteldam XVII/Cenderawasih, dan Aksay Sandika Moho, seorang petugas keamanan (security) perusahaan. Berdasarkan laporan di lapangan, kedua korban diduga ditembak sebelum akhirnya dibakar bersama bangunan pos oleh para pelaku.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan saksi kunci, Muhammad Rustam Tahir (51), peristiwa bermula saat para petugas sedang berada di pos. Serda Hamdani diketahui sedang beristirahat, sementara Aksay tengah berjaga. Tiba-tiba, rentetan tembakan sebanyak lima kali diarahkan ke arah pos dari jarak sekitar 20 meter.

“Saksi melihat sekitar 20 orang bersenjata melakukan serangan. Ia berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke sungai dan bersembunyi di bawah air selama hampir satu jam,” tulis laporan kronologis yang diterima media.

Setelah melakukan penembakan, kelompok tersebut membakar pos pengamanan. Saksi juga melaporkan mendengar lima kali suara ledakan di lokasi kejadian sebelum para pelaku melarikan diri ke arah area dalam perusahaan. Saat pelarian tersebut, pelaku sempat menembak kendaraan milik subkontraktor perusahaan yang melintas, namun pengemudi berhasil selamat setelah memutar balik kendaraan.

Evakuasi dan Kerugian

Aparat keamanan gabungan dari Satgas Gakkum Damai Cartenz dan Polres Nabire tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.24 WIT untuk melakukan pembersihan area. Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, memimpin langsung proses pemantauan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kedua jenazah korban berhasil dievakuasi pada pukul 17.36 WIT dan langsung dibawa ke RSUD Nabire untuk proses visum. Kondisi kedua korban dilaporkan dalam keadaan hangus terbakar.

Selain korban jiwa, pihak keamanan melaporkan kehilangan materiel berupa satu pucuk pistol jenis G2 Combat milik Serda Hamdani, beserta satu magazen dan 10 butir amunisi kaliber 9 mm yang diduga dirampas oleh kelompok penyerang.

Kondisi Terkini

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Distrik Makimi dilaporkan masih dalam pengawasan ketat aparat TNI dan Polri. Tim gabungan terus melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku yang melarikan diri ke arah hutan.

Pihak keluarga Serda Hamdani di Jayapura dan keluarga Aksay Sandika Moho di Nabire telah mendapatkan informasi terkait musibah ini. Jenazah keduanya saat ini masih berada di RSUD Nabire menunggu proses medis lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

Example 120x600