Example floating
Example floating
HeadlineNASIONAL

Yenna Yuniana aka Yenna Yuliana Sosok Paling Dicari Pasca Bos BGN Diciduk Kejaksaan

3
×

Yenna Yuniana aka Yenna Yuliana Sosok Paling Dicari Pasca Bos BGN Diciduk Kejaksaan

Share this article
direktur utama pt yasa artha trimanunggal yenna yuniana
Direktur Utama PT Yasa Artha Trimanunggal, Yenna Yuniana

Yenna Yuliana (Yuniana), Profil paling dicari pasca penangkapan Dadan Hindayana, Bos BGN yang kontroversial.

Karier Yenna Yuliana, Direktur Utama PT Yasa Artha Trimanunggal, kini berada di bawah sorotan publik. Sosok yang dikenal tertutup ini memiliki rekam jejak yang kompleks, mulai dari kepemilikan bisnis yang signifikan hingga keterlibatan dalam kasus-kasus hukum tingkat tinggi. Artikel ini merangkum semua informasi penting mengenai profilnya, koneksi dengan Badan Gizi Nasional, serta ekspansi bisnis yang ia lakukan.

Siapa Yenna Yuliana?

Yenna Yuliana (yang juga dikenal sebagai Yenna Yuniana) bukanlah figur publik yang sering muncul di media. Namun, data Administrasi Hukum Umum (AHU) menunjukkan bahwa ia adalah pemegang kendali utama di PT Yasa Artha Trimanunggal, dengan posisi sebagai Direktur Utama dan Pemilik Manfaat (Beneficial Owner) yang menguasai lebih dari 25% saham dan hak suara.

gambar infografis

Meskipun memimpin perusahaan dengan proyek-proyek besar, Yenna dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup secara personal. Laporan dari lingkungan tempat tinggalnya di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menggambarkan kediamannya yang dijaga ketat dengan pagar tinggi. Bahkan pengurus RT setempat mengaku tidak mengetahui aktivitas personalnya secara detail, menciptakan citra yang kontras antara skala bisnisnya dan privasi pribadinya.

Ringkasan Profil:

  • Nama: Yenna Yuliana / Yenna Yuniana
  • Jabatan: Direktur Utama PT Yasa Artha Trimanunggal
  • Status: Beneficial Owner (>25% saham & hak suara)

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai pemberitaan media, Yenna Yuliana (atau Yenna Yuniana) tercatat bertempat tinggal atau berdomisili sebagai warga di Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Meskipun secara administrasi kependudukan ia tercatat sebagai warga Kemayoran, aktivitas bisnis utamanya banyak berpusat di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Di wilayah Jakarta Barat inilah kantor pusat perusahaannya (PT Yasa Artha Trimanunggal) serta lokasi yang diklaim sebagai showroom motor listriknya berada.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kediaman personalnya dikenal cukup tertutup bagi warga sekitar, memiliki pagar yang tinggi, dan dijaga oleh petugas keamanan.

Yenna dan Badan Gizi Nasional: Proyek Rp2,4 Triliun

Hubungan Yenna Yuliana dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi titik balik yang paling banyak menarik perhatian. Meskipun tidak berada dalam struktur internal BGN, Yenna dan perusahaannya adalah mitra kontraktor swasta utama untuk program prioritas pemerintah: Makan Bergizi Gratis (MBG). Nilai pengadaan untuk armada logistik dalam proyek ini sangat fantastis, mencapai Rp2,4 Triliun.

Armada Logistik Listrik untuk MBG

Melalui anak perusahaannya, PT Adlas Sarana Elektrik, PT Yasa Artha Trimanunggal mengelola pengadaan ribuan unit sepeda motor listrik. Spesifikasi armada yang digunakan adalah model Emmo JVX GT, dengan perkiraan harga satuan Rp49,95 Juta.

Proyek ini melibatkan pengadaan total antara 20.000 hingga 25.000 unit motor listrik untuk memastikan distribusi logistik Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau target sasaran dengan efisien.

Ringkasan:

  • Status: Mitra Kontraktor Swasta Utama (Proyek Makan Bergizi Gratis)
  • Nilai Proyek: Rp2,4 Triliun
  • Armada: 20.000 – 25.000 Unit Motor Listrik Emmo JVX GT
  • Perusahaan Terkait: PT Yasa Artha Trimanunggal & PT Adlas Sarana Elektrik

Rekam Jejak dan Kontroversi Hukum

Di balik kesuksesan mendapatkan proyek besar, rekam jejak Yenna Yuliana tidak luput dari catatan merah. Ia dan perusahaannya telah beberapa kali berurusan dengan lembaga penegak hukum dan menghadapi gugatan perdata.

Pada tahun 2025, nama Yenna Yuliana muncul dalam pusaran kasus korupsi bantuan sosial (bansos) beras tahun 2020. Ia dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Keterlibatannya dalam kasus ini memberikan bayang-bayang kontroversi pada profil bisnisnya yang tengah menanjak.

Putusan Wanprestasi Miliaran Rupiah

Tidak hanya di tingkat korupsi, Yenna juga menghadapi masalah perdata yang signifikan. Perusahaannya, PT Yasa Artha Trimanunggal, pernah dijatuhi putusan wanprestasi dalam gugatan yang diajukan oleh PT Pos Indonesia. Putusan tersebut mewajibkan perusahaan Yenna untuk membayar ganti rugi materiil senilai miliaran rupiah, yang menjadi catatan serius mengenai kredibilitas dan pengelolaan bisnisnya.

Ekspansi Bisnis: Penguasaan Rantai Pasok hingga Sektor Aviasi

Strategi bisnis Yenna Yuliana tampaknya tidak berhenti pada tingkat distribusi darat di kota-kota besar. Ia memiliki visi yang lebih luas untuk menguasai rantai pasok secara terintegrasi, termasuk di sektor aviasi, untuk memperkuat logistik nasional.

Dari Motor Listrik ke Pesawat Komersil

Sambil menjalankan pengadaan ribuan motor listrik untuk jalur darat, Yenna melakukan akuisisi strategis terhadap PT Semuwa Aviasi Mandiri. Melalui PT Dirgantara Indonesia, ia juga telah melakukan pemesanan untuk beberapa unit pesawat komersil jenis CN-212 dan N219. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan jaringan distribusi logistik terpadu yang dapat mencapai wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), memastikan pemerataan akses logistik, termasuk untuk program Makan Bergizi Gratis di masa depan.

Peta Ekspansi:

Jalur Darat: Pengadaan 25.000+ motor listrik Emmo JVX GT.
Jalur Udara: Akuisisi PT Semuwa Aviasi Mandiri.
Pemesanan Armada: Pesawat komersil CN-212 & N219 dari PT Dirgantara Indonesia.
Tujuan Strategis: Memperkuat distribusi pangan ke wilayah 3T secara terpadu.

Kombinasi antara skala bisnis yang masif, kedekatan dengan proyek strategis nasional, dan rekam jejak kontroversial menjadikan Yenna Yuliana sebagai salah satu figur pengusaha paling kompleks dan menarik untuk terus diamati dalam kancah logistik dan politik nasional.

Example 120x600