Example floating
Example floating
NASIONAL

Laba Bersih Meroket 90 Persen, PTPN IV PalmCo Setor Dividen Rp2,83 Triliun ke Negara

546
×

Laba Bersih Meroket 90 Persen, PTPN IV PalmCo Setor Dividen Rp2,83 Triliun ke Negara

Share this article
Volume Penjualan CPO Tembus 2,74 Juta Ton, Dirut PalmCo Beberkan Rahasia Sukses Lompatan Laba 2025

Medan|delinews24.net – PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo sukses mencatatkan lonjakan kinerja keuangan yang signifikan pada tahun buku 2025. Atas capaian impresif tersebut, subholding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor kelapa sawit ini resmi menetapkan pembagian dividen sebesar Rp2,83 triliun atau setara dengan 40 persen dari total laba bersih perusahaan.

Keputusan krusial tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini. Langkah ini menjadi bukti nyata kontribusi finansial perusahaan yang kian solid terhadap penerimaan negara.

Berdasarkan siaran pers yang diterima di Medan, Selasa (07/07/2026), PTPN IV PalmCo sukses membukukan laba bersih fantastis sebesar Rp7,08 triliun sepanjang tahun 2025. Angka ini melonjak tajam sebesar 90,3 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp3,72 triliun.

Dengan rasio pembayaran (payout ratio) sebesar 40 persen, nilai dividen sekitar Rp2,83 triliun yang akan disetorkan ke kas negara tersebut ikut terkerek naik 88,7 persen dibandingkan dividen tahun buku 2024 yang bernilai Rp1,5 triliun.

Efisiensi dan Kenaikan Harga CPO Jadi Mesin Pertumbuhan

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan bahwa rekor pertumbuhan laba bersih ini disokong oleh kombinasi faktor eksternal dan internal. Selain terbantu oleh tren kenaikan harga rata-rata minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) yang mencapai Rp14.223 per kilogram (naik 10,4 persen dibanding 2024), kunci utama kesuksesan perseroan terletak pada konsistensi efisiensi biaya.

“Pengendalian biaya dilakukan di seluruh lini operasional tanpa mengurangi kualitas produksi maupun pelayanan. Langkah tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mampu meningkatkan profitabilitas perusahaan sepanjang tahun lalu,” ujar Jatmiko.

Indikator keuangan dan operasional makro perusahaan juga menunjukkan rapor hijau:

  • EBITDA: Tumbuh pesat 46 persen menjadi Rp13,27 triliun (dari sebelumnya Rp9,09 triliun).
  • ROA (Return on Assets): Mencapai tingkat pengembalian aset yang sehat di angka 9,2 persen.
  • Volume Penjualan CPO: Mengalami kenaikan sebesar 7,7 persen menjadi 2,74 juta ton.

Apresiasi dan Catatan dari Pemegang Saham

Prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari perwakilan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna melalui kuasa Direktur Peningkatan Nilai BUMN Ketahanan Pangan dan Industri Strategis, Rainoc. Kendati demikian, pemilik saham juga memberikan catatan strategis agar manajemen tidak terlena dan terus memperkuat mitigasi risiko serta mengoptimalkan realisasi investasi pada periode mendatang.

Merespons arahan tersebut, Jatmiko menegaskan bahwa manajemen berkomitmen menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil (return) kepada pemegang saham dan pemenuhan kebutuhan investasi masa depan demi keberlanjutan bisnis.

“Kami menaruh perhatian penuh pada arahan pemegang saham. Evaluasi terhadap aspek operasional, investasi, serta penguatan manajemen risiko akan terus dilakukan. Harapannya, dividen yang diberikan kepada pemegang saham ke depan juga akan semakin optimal,” pungkas Jatmiko.

Example 120x600