Batu Bara| delinews24.net – Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor yang inklusif sebagai pilar utama pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam acara “Sambung Rasa dan Temu Alumni Mahasiswa S3 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)” Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara (UINSU), Senin (04/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Singapore Land, Kecamatan Sei Balai ini mengusung tema strategis mengenai penguatan silaturahmi akademik untuk mewujudkan masyarakat bahagia dan visi “UINSU Mendunia”.
Sinergi Pemerintah dan Intelektual
Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin yang juga merupakan alumni doktor KPI UINSU, menegaskan bahwa efektivitas pembangunan sangat bergantung pada komunikasi yang lancar antara pemerintah dan kalangan akademisi.
“Kolaborasi yang baik adalah ketika semua pihak terlibat tanpa sekat. Pemerintah akan bekerja lebih optimal jika didukung oleh kontribusi pemikiran dari para akademisi,” ujar Bupati Baharuddin di hadapan Rektor UINSU Prof. Dr. Nurhayati dan jajaran senat universitas.
Ia menambahkan bahwa lulusan doktor komunikasi memiliki tanggung jawab moral yang besar, terutama dalam menghadapi tantangan era digital seperti maraknya hoaks dan polarisasi sosial. Menurutnya, diperlukan komunikator Islam yang profesional, berintegritas, dan mampu menyampaikan pesan rahmatan lil ‘alamin.
Apresiasi dan Pesan Rektor UINSU
Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas capaian akademik Bupati Baharuddin yang baru saja menyelesaikan sidang promosi doktornya. Ia mengingatkan para alumni bahwa gelar akademik harus berbanding lurus dengan kemanfaatan bagi masyarakat.
“Pelayanan yang baik akan selalu dikenang. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Kami bangga memiliki alumni yang luar biasa dan berharap kontribusi nyata mereka bagi kampus dan masyarakat luas,” tutur Prof. Nurhayati.
Dalam sesi tersebut, Rektor juga secara simbolis menyerahkan medali kepada para alumni S3 KPI Tahun 2026 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi akademik mereka.
Aksi Nyata: Penanaman Mangrove di Pantai Sejarah
Tidak hanya berhenti pada diskusi intelektual, rangkaian acara dilanjutkan dengan aksi nyata pelestarian lingkungan berupa penanaman pohon mangrove di Pantai Sejarah, Kecamatan Lima Puluh Pesisir.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk peringatan Hari Bumi sekaligus mendukung program prioritas Kementerian Agama dalam hal kelestarian lingkungan hidup. Rektor UINSU mengapresiasi dukungan penuh Pemkab Batu Bara dalam memfasilitasi kegiatan pengabdian masyarakat tersebut.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, Wakil Rektor IV UINSU Prof. Dr. Muzakkir, jajaran guru besar, promotor, serta tim penguji lintas disiplin UINSU Medan.







