Example floating
Example floating
Agraria

Langkah UAS Alihkan Sertifikat ke Digital Diapresiasi Menteri ATR/BPN: Batas Lahan Jadi Lebih Transparan

567
×

Langkah UAS Alihkan Sertifikat ke Digital Diapresiasi Menteri ATR/BPN: Batas Lahan Jadi Lebih Transparan

Share this article
Menteri Nusron Wahid: Sertifikat Elektronik Lebih Aman dari Bencana dan Mafia Tanah

delinews24.net – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Ustaz Abdul Somad (UAS) yang melakukan alih media sertifikat tanah dari format analog ke sertifikat elektronik. Langkah ini dinilai sebagai contoh nyata dalam memperkuat keamanan aset tanah melalui transformasi digital.

Hal tersebut disampaikan Menteri Nusron dalam kegiatan Silaturahim dan Ceramah Keagamaan yang berlangsung di Pondok Pesantren Az-Zahra, Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (22/04/2026).

“Kami harapkan pengelola pondok pesantren dan masyarakat lainnya dapat mengikuti langkah ini. Beralih ke sertifikat elektronik demi keamanan dan kemudahan di masa depan,” ujar Nusron Wahid.

Keunggulan Keamanan dan Data Spasial

Sertifikat elektronik yang diserahkan tersebut mencakup lahan seluas 18.500 meter persegi di Kelurahan Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Lahan tersebut terdaftar dengan hak Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama Yayasan Pendidikan Hajjah Rohana.

Menteri Nusron menjelaskan bahwa sertifikat elektronik memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi dibandingkan format kertas. Beberapa keunggulan utamanya meliputi:

  1. Perlindungan dari Bencana: Data tersimpan secara digital dalam sistem Komputerisasi Kegiatan Pertanahan (KKP), sehingga aset tetap aman meskipun terjadi bencana alam seperti banjir atau gempa bumi.
  2. Akurasi Titik Koordinat: Dilengkapi dengan data spasial yang terintegrasi, memungkinkan lokasi bidang tanah ditelusuri secara akurat melalui sistem digital.
  3. Transparansi Batas: Memudahkan masyarakat memastikan kepastian letak dan batas bidang tanah untuk menghindari konflik agraria.

“Batas-batasnya jelas, letaknya jelas. Tinggal dicek melalui sistem, lokasi dapat langsung diketahui secara transparan,” tegas Menteri ATR/Kepala BPN.

Sinergi dan Edukasi di Pesantren

Dalam momen tersebut, Ustaz Abdul Somad turut menyampaikan tausiah dan berdialog mengenai pentingnya ketertiban administrasi. Sementara itu, Menteri Nusron memberikan arahan terkait kepemimpinan kepada para santri dan undangan yang hadir.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Staf Khusus Menteri Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia, Kepala Kanwil BPN Provinsi Riau Nurhadi Putra, Wakil Kapolda Riau Hengki Haryadi, serta Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Hasyim Risahondua.

Kehadiran jajaran kepolisian dan pimpinan wilayah BPN dalam acara ini menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mensosialisasikan pentingnya sertifikat elektronik sebagai benteng pertahanan terhadap praktik mafia tanah dan ketidakpastian hukum.

Example 120x600