banner idul fitri
Batu BaraPeristiwa

Kantor Pos Tanjung Tiram Jemur Penerima BPNT Diterik Panas Matahari 32°

Avatar photo
475
×

Kantor Pos Tanjung Tiram Jemur Penerima BPNT Diterik Panas Matahari 32°

Sebarkan artikel ini
Pengantri BPNT dijemur panas matahari di Batu Bara
Pengantri BPNT dijemur panas matahari di Batu Bara

Delinews24.net – Ratusan masyarakat penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kantor Pos Jl. Merdeka Desa Suka Maju Kec Tanjung Tiram Kab Batu Bara Sumatera Utara seperti dijemur menanti panggilan dari juru catat penerima bantuan, Jum’at (22/03/2024) pukul 14.02 Wib.

Sontak, hal tersebut mendapat kritikan dari netizen terutama kepada Kepala Kantor Pos Tanjung Tiram. Pasalnya sejumlah penerima BPNT seolah sengaja dijemur di badan jalan, seperti terlihat di gambar yang dikutip hari Kamis, (21/03/2024) pukul 14.20 Wib.

Pemandangan itu seolah menunjukkan bahwa Kantor Pos Tanjung Tiram dinilai tidak memiliki hati nurani dalam proses penyaluran BPNT karena masyarakat berdesak-desakan di bawah terik panas matahari yang bersuhu 32° derajat celcius di badan jalan.

Selain itu, penjaga parkir ilegal dan semacamnya terindikasi ada pesanan dari oknum-oknum tertentu, untuk memanfaatkan situasi parkir di kantor pos tersebut.

Ketika media ini menyambangi untuk menemui Kepala Kantor Pos, sambutan oknum kantor pos sangat sigap dalam memberikan informasi bahwa Kepala Kantor Pos tidak berada dikantor. Mereka bilang “Bapak sudah pulang,” sehubungan dengan bulan puasa Ramadhan.

Iwan (52) warga Tanjung Tiram menuturkan dirinya tidak pernah menerima bantuan berbentuk sembako, BPNT, apapun.

“Apalagi pencarian kami di laut sangat tidak cukup dibawa ke rumah untuk menghidupi anak-anak,” ungkap Iwan sekaligus memandang warga penerima BPNT saat dipanggil oknum kantor pos nama namanya.

Dia meminta kepada media ini agar menegur Kepala Desa, sepertinya Kades pilih-pilih tebu yang mendapatkan bantuan.

Diamini, Ilis nama inisial selaku penerima bantuan BPNT mengatakan lamanya menerima bantuan karena pengaruh lambannya pencatatan oleh juru tulis, waktu mencatat saja sudah mencapai 7 s.d 10 menit.

Lanjutnya, berkas lengkap cepat dapat, jika berkas kurang terpaksa pulang dan sampai di kantor pos kembali antri lagi, tuturnya.

Beragam aneka tanggapan netizen soal penerimaan bantuan BPNT di Kantor Pos Tanjung Tiram berikut komentar mereka:

“Subahanallah, Masyarakat Rela Antri Walaupun Panas nya Luar Biasa, Apakah ini yg namanya sejahtera??”

“Tanda-tanda kemiskinan sudah turun temurun,” dari akun yang berbeda.

“Apa gak bisa diambil kebijakan pembagian itu didesa masing, agar tak sebegitunya dilihat,” sambut akun yang lain lagi.

Tanggapan dari tokoh pemuda, Hendra Amara selaku pemerhati mengatakan ini sudah jelas salah dari pihak kantor pos dan parkir.

“Pihak Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Kepolisian tidak pernah ada dilokasi, wajar saja warga tidak ada yang tertib dan memanfaatkan badan jalan untuk menunggu antrian.”

Akuinya, terkait warga tidak pernah menerima bantuan, kepala desa patut ditertibkan, dan benar-benar mendata warganya kembali jangan ada pilih tebu, tutupnya. (Staf07)