Example floating
Example floating
Agraria

Semangat dan Optimisme Warnai SPTB STPN 2026: Aditya dan Malika Siap Mengabdi untuk Indonesia

449
×

Semangat dan Optimisme Warnai SPTB STPN 2026: Aditya dan Malika Siap Mengabdi untuk Indonesia

Share this article
Mengalahkan Rasa Takut Sendiri, Malika dan Aditya Optimis Lolos Seleksi Taruna STPN 2026

Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Tahun Akademik 2026/2027 berlangsung penuh semangat. Di tengah rangkaian ujian yang diikuti oleh 2.114 peserta dari berbagai daerah, terpancar optimisme dan tekad kuat dari para calon taruna/i yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa melalui pendidikan di perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini.

Salah satu peserta yang menunjukkan semangat luar biasa adalah Aditya Rahman (17), calon taruna asal Bandung, Jawa Barat. Ia memilih Program Studi Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan (MPRP) karena menilai Indonesia memiliki potensi wilayah yang sangat besar dan membutuhkan penataan ruang yang berkualitas agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya tetap semangat dan optimis dalam mengikuti ujian kali ini karena saya ingin mengabdi untuk Indonesia, khususnya di bidang tata ruang yang masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan akan sangat disayangkan jika potensi itu tidak dimanfaatkan dengan baik,” ujar Aditya Rahman dengan penuh keyakinan .

Untuk mewujudkan cita-citanya, Aditya mempersiapkan diri dengan mempelajari berbagai materi ujian, mulai dari matematika, pengetahuan umum, hingga pengetahuan dasar mengenai pertanahan. Ia juga aktif mencari informasi mengenai Politeknik Agraria STPN serta berdiskusi dengan para senior guna memperdalam pemahamannya sebelum mengikuti seleksi .

Usai mengikuti ujian, Aditya mengaku sempat merasakan ketegangan. Namun, ia menilai sebagian besar materi yang diujikan masih sesuai dengan apa yang telah dipelajarinya. Ia pun berpesan kepada para peserta lain agar lebih teliti dalam memahami soal-soal berbentuk narasi yang diujikan .

Malika Putri: Mengalahkan Rasa Takut Diri Sendiri

Semangat yang sama juga ditunjukkan oleh Malika Putri Aprilia Permana (18), calon taruni asal Karawang, Jawa Barat. Ia memilih Program Studi Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT) karena meyakini bahwa bidang pertanahan memiliki peran yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Menurut saya, tanah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Semua yang kita lakukan berawal dari tanah dan pada akhirnya kembali ke tanah. Karena itu, saya ingin mempelajari bidang pertanahan lebih dalam,” ujar Malika Putri Aprilia Permana .

Demi mewujudkan impiannya menjadi Taruni Politeknik Agraria STPN, Malika mengaku telah mempersiapkan diri sejak duduk di bangku kelas XII dengan belajar secara rutin setiap hari. Ia juga mengerjakan berbagai latihan soal untuk memperkuat pemahamannya sebelum menghadapi seleksi .

Meski menemukan beberapa soal yang berbeda dari materi yang dipelajarinya, Malika menilai tantangan terbesar justru berasal dari dirinya sendiri. “Tantangan terbesar bukan dari soal ujiannya, tetapi bagaimana saya bisa mengalahkan rasa takut dalam diri sendiri. Saya optimis dan saya berusaha tetap percaya diri,” pungkasnya .

Rangkaian Seleksi dan Harapan Masa Depan

SPTB Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2026/2027 berlangsung pada 1-4 Juli 2026 di Kampus Politeknik Agraria STPN, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), serta pada 2 Juli 2026 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Cikeas, Kabupaten Bogor . Peserta yang dinyatakan lolos pada tahapan Computer Based Test (CBT) akan mengikuti seleksi lanjutan berupa tes kesehatan, kesamaptaan, dan wawancara sebelum diumumkan sebagai calon taruna dan taruni Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2026/2027.

Kisah Aditya dan Malika menjadi representasi dari ratusan peserta lainnya yang datang dari berbagai penjuru tanah air, membawa mimpi untuk menjadi insan pertanahan dan tata ruang yang siap berkontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.

Example 120x600